Info Sehat

Mata Iritasi karena Kelopak Terlipat Keluar, Waspada Ektropion!

April 21, 2020 | Ajeng Annastasia
feature image

Ditulis dan ditinjau oleh: dr. Syanne Fonda

Kelopak mata memegang peranan penting untuk melindungi mata, sekaligus menjaga kelembapan permukaan mata (kornea) secara konstan. Jika terjadi kelainan pada kelopak mata, penglihatan mudah terganggu.

Kelopak mata bertanggung jawab untuk menyebarkan lapisan air mata secara merata di seluruh permukaan mata. Meskipun bentuknya kecil, kelopak mata terdiri dari lapisan kulit, otot, jaringan pengikat, saraf, pembuluh darah serta lemak.

Karena strukturnya yang rumit dan fungsinya untuk melindungi bola mata, kelopak mata sangat rentan terhadap gangguan, salah satunya ektropion.

Apa itu ektropion?

Segera cek ke dokter jika mata terasa nyeri dan mudah iritasi (Foto: Shutterstock)

Ektropion adalah suatu kondisi kelainan di mana kelopak mata terlipat keluar, sehingga menyebabkan mata rentan terjadi iritasi dan mata kering.

Jika kamu memiliki gejala ektropion seperti keluar air mata terus-menerus, mata kering, mata terasa perih dan kemerahan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter spesialis mata.

Memerlukan perawatan serius dan segera, keterlambatan pengobatan bisa berisiko menimbulkan komplikasi serius.

Baca juga: Benarkah Hilangnya Kemampuan Mencium dan Mengecap Adalah Gejala Awal Terkena Virus Corona?

Penyebab ektropion

Rutin pakai lensa kontak? Waspada rentan ektropion juga, ya. (Foto: Shutterstock)

Penyebab utama ektropion yakni adanya kelemahan otot, tendon, atau jaringan sekitar mata akibat faktor penuaan normal seiring pertambahan usia. Jadi, bisa dikatakan risiko seseorang terkena ektropion bisa meningkat seiring penuaan.

Selain itu, hal-hal lain yang diketahui juga dapat menyebabkan ektropion yakni ada riwayat trauma atau luka pada kelopak mata (misalnya area mata pernah dipukul), serta kebiasaan sering mengucek mata.

Kebiasaan tersebut biasanya lebih sering dilakukan jika kamu rutin menggunakan lensa kontak.

Pada kasus ektropion, kelopak mata tidak menutup sempurna sehingga seringkali mata terasa kering dan terjadi iritasi. Saat kamu menutup mata, air mata yang diproduksi akan membasahi bola mata, namun karena tidak menutup sempurna, air mata akan dikeluarkan sehingga mata terus berair.

Baca juga: 12 Cara Menghilangkan Stres agar Pikiran Lebih Damai

Penanganan dan pencegahan ektropion

Hindari pemakaian gadget secara berlebihan demi kesehatan mata! (Foto: Shutterstock)

Pada kasus ektropion yang ringan, biasanya cukup diberikan tetes mata lubrikasi atau artificial tears untuk membantu mengatasi kekeringan pada mata.

Namun pada kasus yang cukup berat, di mana air mata keluar terus-menerus, mata selalu kering dan iritasi berlebihan bahkan sampai infeksi, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis mata karena mungkin diperlukan tindakan pembedahan khusus.

Tindakan bedah ini bisanya dilakukan sebagai prosedur rawat jalan dengan anestesi lokal. Tapi semua bergantung pada tingkat keparahan dan hasil pemeriksaan oleh dokter.

Setelah dilakukan operasi, kamu mungkin akan memerlukan penggunaan penutup mata sementara. Pemberian salep steroid dan antibiotik juga bisa diberikan untuk mencegah infeksi.

Sayangnya sampai saat ini belum ada informasi tentang tindakan pencegahan ektropion. Cara terbaik adalah dengan selalu menjaga kesehatan mata dan segera mencari perawatan dokter jika ditemukan ada gejala yang tidak biasa pada mata.

Konsultasikan kondisi kesehatan kamu di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Reference

Michel J. Belliveau, MD. “Ectropion.” Eyewiki-American Academy Of Ophthalmology (2018).

Healthline. https://www.healthline.com/health/ectropion

    register-docotr