Info Sehat

Apa itu Dislokasi Sendi Mandibula? Ini Penjelasan Medisnya

December 3, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Dunia maya sempat dihebohkan dengan video seorang pria yang mulutnya tidak mau terkatup karena menguap terlalu lebar dan tertawa ngakak. Pria tersebut divonis menderita dislokasi sendi mandibula.

Dalam video yang diunggah diperlihatkan bagaimana mulut pasien tidak bisa tertutup dan dokter langsung memberikan penanganan.

Apa itu sendi mandibula?

Sendi mandibula atau sendi rahang merupakan penyambung rahang dengan tengkorak. Letak sendi ini berada di depan tragus telinga, tepatnya di sisi wajah bagian kiri dan kanan.

Sendi ini sangat kompleks karena dapat bergerak ke segala arah, bergeser ke depan dan ke belakang dari sisi satu ke sisi lainnya. Sendi ini memiliki peranan penting dalam proses mengunyah, menelan dan berucap.

Gejala dislokasi sendi mandibula

Ketika dislokasi terjadi, maka kamu biasanya akan merasakan kaku, bengkak hingga nyeri di rahang. Gejala lain dari dislokasi sendi ini adalah sebagai berikut:

  • Nyeri di sendi yang terasa parah ketika kamu menggerakkan rahang
  • Barisan gigi jadi berubah
  • Kesulitan bicara dan menelan
  • Tidak bisa menggerakkan rahang atau menutup mulut dengan benar
  • Mengeluarkan air liur
  • Rahang terkunci

Cara mengatasi dislokasi sendi mandibula

Ketika dislokasi terjadi, maka kamu harus segera mencari pertolongan medis. Karena semakin lama dislokasi ini dibiarkan begitu saja, maka akan semakin sulit dislokasi ini dibetulkan atau kemungkinan kejadian ini berulang akan semakin besar.

Dokter akan mengembalikan sendi mandibula ke posisi semula secara manual atau dengan operasi. Kamu akan diberikan suntikan anestesi supaya tidak terasa nyeri serta obat untuk mengendurkan otot sehingga rahang bisa dikembalikan ke lokasi yang benar.

Menggunakan perban Barton

Perban Barton untuk menahan rahang. Foto: https://www.merckmanuals.com

Ketika rahang sudah dikembalikan ke posisi semula, maka kamu membutuhkan perban barton untuk menahannya supaya stabil. Hal ini juga diperlukan supaya kamu jangan sampai membuka mulut terlalu lebar.

Perban barton ini adalah 8 perban yang dibungkus ke sekeliling kepala dan rahang untuk menahan bagian atas dan bawah rahang. Biasanya kamu diminta untuk menahan membuka mulut lebar-lebar selama 6 minggu setelah dislokasi terjadi. 

Untuk itu, cobalah tahan rahang kamu dengan tangan setiap kali kamu mau bersin atau menguap. Sementara kalau kamu mau makan, maka makanan tersebut harus dipotong dalam ukuran kecil. 

Demikianlah penjelasan mengenai dislokasi sendi mandibula yang terletak di rahang kamu. Selalu berhati-hati dan jaga kesehatan supaya terhindar dari penyakit apapun, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

 

  1. Jurnal Kedokteran Gigi Unpad, diakses 03 Desember 2020. Gejala klinis dan faktor penyebab kelainan temporo mandibular joint pada kelas I oklusi angle
  2. MedScape, diakses 03 Desember 2020. Mandible DIslocation
  3. MSD Manual, diakses 03 Desember 2020. Mandibular Dislocation
  4. Healthline , diakses 8 Desember 2020. Broken or Dislocated Jaw
    register-docotr