Info Sehat

8 Penyebab Mata Sakit dan Bengkak, dari Bintitan Sampai Blefaritis

July 15, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Iritasi mata ringan bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti reaksi alergi, mata lelah atau karena adanya infeksi. Namun, bagaimana dengan penyebab mata sakit dan bengkak?

Sama seperti iritasi ringan, mata sakit dan bengkak juga memiliki berbagai penyebab. Ada yang bisa disembuhkan dengan perawatan mandiri di rumah, namun ada juga yang butuh penanganan medis segera.

Untuk lebih mengenal penyebab mata sakit dan bengkak, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

8 penyebab mata sakit dan bengkak, dari yang ringan hingga serius

1. Hordeolum

Hordeolum adalah istilah medis untuk bintitan. Bintitan menyebabkan mata bengkak karena adanya infeksi pada kelenjar kelopak mata dan biasanya berawal dari munculnya rasa gatal, nyeri dan akhirnya membuat mata menjadi bengkak.

Dalam banyak kasus, bengkak dan nyeri bintitan akan berlangsung selama beberapa hari. Kamu bisa melakukan perawatan di rumah dengan melakukan kompres hangat untuk mengurangi nyeri sampai bengkak menghilang.

Namun, jika dalam beberapa hari kondisi tidak membaik dan muncul gejala lain seperti bengkak semakin parah, disertai demam dan menyebabkan gangguan penglihatan, sebaiknya segera menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

2. Kalazion

Kalazion seperti bintitan dapat menyebabkan mata bengkak. Namun bukan disebabkan oleh infeksi, melainkan karena penyumbatan kelenjar di kelopak mata. Umumnya kalazion menyebabkan bengkak dan tidak sakit. Namun ada juga yang merasakan sedikit nyeri.

Sama seperti bintitan, kamu juga bisa mengatasi bengkak karena kalazion dengan kompres hangat. Jika dalam beberapa hari bengkak tidak juga membaik dan timbul rasa sakit semakin parah, sebaiknya hubungi dokter untuk memastikan penyebabnya.

3. Reaksi Alergi

Umumnya riasan wajah atau krim perawatan wajah yang masuk ke mata dapat menyebabkan iritasi mata. Sehingga mata menjadi bengkak, merah dan juga sakit. Riasan wajah atau produk perawatan wajah juga bisa menyebabkan reaksi alergi, seperti mata bengkak dan terasa tidak nyaman.

Kamu bisa menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas untuk mengatasi iritasi tersebut. Jika kondisi mata semakin memburuk dan muncul sensasi terbakar pada mata, sebaiknya segera hubungi dokter.

4. Selulitis orbita

Ini adalah kondisi infeksi di dalam jaringan rongga mata akibat bakteri atau jamur. Umumnya akan sangat menyakitkan. Mata menjadi bengkak dan juga merah.

Penyebab mata sakit dan bengkak ini lebih sering terjadi pada anak-anak dibanding orang dewasa. Jika mengalaminya, harus segera mendapat perawatan medis, karena termasuk dalam kondisi serius.

Jika tidak ditangani segera, infeksi ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen dan dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa.

5. Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan di kelopak mata dan menyebabkan mata bengkak dan sakit. Penyebab mata sakit dan bengkak ini terjadi karena kelenjar minyak di dekat pangkal bulu mata tersumbat dan menyebabkan iritasi.

Orang yang mengalami blefaritis juga menunjukkan gejala berupa mata berair, mata merah, sensasi terbakar, kelopak mata gatal, pengelupasan kulit di sekitar mata, sensitif terhadap cahaya dan mata lebih sering berkedip.

6. Konjungtivitis

Konjungtivitis sering juga disebut sebagai penyakit mata merah muda, yang merupakan kondisi peradangan pada jaringan konjungtiva. Umumnya seseorang yang mengalami penyakit ini akan mengalami bengkak pada mata dan juga rasa nyeri.

Selain gejala-gejala di atas, gejala lain yang mungkin terjadi yaitu mata mengeluarkan kotoran berwarna hijau atau putih. Kondisi ini banyak dialami anak-anak dan dapat menular. Jika diobati dengan cepat, penyebab mata sakit dan bengkak ini akan hilang setelah beberapa hari perawatan.

7. Herpes mata

Herpes mata juga bisa disebut herpes okular, adalah infeksi pada mata yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Ada beberapa jenis herpes mata yang mungkin terjadi, namun yang paling umum disebut keratitis epitel yang memengaruhi kornea mata.

Umumnya orang yang mengalami herpes mata akan mengalami peradangan, mata merah, sakit dan pada beberapa kasus juga terjadi pembengkakan. Jika tidak ditangani dengan tepat, dapat mengakibatkan hilangnya penglihatan secara permanen.

Namun, dalam banyak kasus, seperti dilansir dari Healthline, herpes mata hanya menginfeksi salah satu bagian mata.

8. Oftalmopati graves

Kondisi ini adalah salah satu gejala dari penyakit graves. Penyakit graves sendiri adalah salah satu gangguan autoimun yang membuat kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon tiroid dalam tubuh.

Orang yang mengalami oftalmopati graves akan mengalami pembesaran pada mata. Mata akan terlihat lebih menonjol dari biasanya. Kondisi ini juga membuat mata terasa kering dan juga sakit. Pada beberapa kasus kelopak mata menjadi bengkak dan mata lebih sensitif terhadap cahaya.

Jika mengalaminya maka kamu perlu melakukan serangkaian perawatan. Bukan hanya untuk mengatasi kelainan pada mata, namun juga melakukan perawatan untuk penyakit graves.

Demikian delapan penyebab mata sakit dan bengkak yang perlu kamu ketahui. Jika masih memiliki pertanyaan seputar penyakit mata, kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter kami.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Webmd diakses 10 Juli 2020 Swollen Eyelid
  2. Medicalnewstoday diakses 10 Juli 2020 Twelve causes and treatments of a swollen eyelid 
  3. Mayoclinic.org diakses 10 Juli 2020 Blepharitis 
  4. Healthline diakses 10 Juli 2020 Everything You Should Know About Eye Herpes 
  5. Healthline diakses 10 Juli 2020 Graves’ Disease 
    register-docotr