Info Sehat

7 Manfaat Susu Kambing untuk Tubuh: Jaga Pencernaan hingga Cegah Osteoporosis

October 2, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Belakangan ini, konsumsi susu kambing kian diminati oleh banyak kalangan. Menurut sebuah riset, lebih dari 65 persen dari populasi dunia rutin mengonsumsi susu ini. Bukan tanpa alasan, susu kambing dinilai lebih menyehatkan jika dibandingkan dengan susu sapi.

Nah, untuk lebih jelasnya, yuk simak beragam manfaat susu kambing bagi kesehatan berikut ini!

Baca juga: Susu Sapi vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Menyehatkan?

Beragam manfaat susu kambing untuk kesehatan

Susu kambing memiliki banyak nutrisi penting untuk tubuh, seperti protein, kalsium, zat besi, magnesium, vitamin A, dan masih banyak lagi. Berbagai kandungan tersebut dapat membawa efek positif bagi tubuh, seperti:

1. Menjaga kesehatan jantung

Susu kambing merupakan sumber magnesium terbaik, salah satu mineral yang sangat bermanfaat untuk jantung. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing memiliki jumlah magnesium lebih melimpah.

Magnesium bisa menjaga detak jantung dan mencegah risiko penggumpalan darah. Kandungan yang sama juga dapat membantu menurunkan konsentrasi trigliserida (lemak) dalam darah.

2. Menjaga kesehatan tulang

Sama seperti susu sapi, susu kambing juga baik untuk tulang. Susu kambing memiliki senyawa protein CSN1S2 yang dapat menjaga kepadatan tulang.

Artinya, dengan minum susu kambing secara rutin, risiko osteoporosis dan radang sendi bisa diminimalkan.

Tak hanya itu, protein tersebut bahkan bisa mendukung pembentukan tulang femoralis yang berada di sekitar paha. Ini sangat baik untuk masa pertumbuhan anak dan remaja.

3. Mudah dicerna

Dibanding susu sapi, tubuh akan lebih mudah mencerna susu kambing. Ini karena gumpalan lemak pada susu kambing lebih kecil dan sedikit. Rendahnya lemak pada susu kambing bisa meminimalkan berbagai gangguan pada saluran pencernaan.

Bahkan, disadur dari healthline susu kambing hampir sama dengan air susu ibu (ASI) karen amengandung beberapa prebiotik pelindun yang baik untuk kesehatan usus bayi.

4. Membantu meredakan asma

Jika kamu adalah pengidap asma, tak ada salahnya untuk mulai mengonsumsi susu kambing. Dilansir dari laman Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, susu kambing etawa mengandung betakasein dan flourin yang bisa membantu meredakan gejala asma.

5. Mencegah anemia

Menurut sebuah penelitian, bioavailabilitas zat besi pada susu kambing lebih unggul jika dibandingkan dengan susu sapi. Tingginya zat besi bisa membantu mengoptimalkan proses regenerasi hemoglobin.

Hemoglobin sendiri adalah protein pada sel darah merah atau eritrosit, bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadar hemoglobin pada darah menurun, maka seseorang akan mengalami kekurangan darah (anemia).

Baca juga: Kenali Penyakit Anemia Sel Sabit: Kelainan Darah yang Bisa Sebabkan Kematian

6. Mendukung proses metabolisme

Tubuh melakukan proses metabolisme agar berbagai organ bisa menjalankan fungsi terbaiknya. Rutin mengonsumsi susu kambing dapat mengoptimalkan proses tersebut. Ini tak lepas dari berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya, seperti zat besi, kalsium, dan betakasein.

7. Menjaga kesehatan kulit

Susu kambing etawa memiliki kandungan vitamin yang tinggi, bisa membantu melawan jerawat, menghaluskan kulit dan mengecilkan pori-pori.

Apakah susu kambing aman untuk semua orang?

Pada umumnya, susu kambing relatif aman dikonsumsi oleh hampir semua orang. Sebab, jika dibandingkan dengan susu sapi, nutrisi pada susu kambing dinilai lebih menyehatkan, rendah lemak, dan tidak menyebabkan reaksi pada membran mukosa.

Hanya saja, susu kambing sebaiknya tidak diberikan pada anak di bawah usia 12 bulan, karena ASI masih menjadi pilihan utama dalam pemenuhan nutrisi. Untuk pengidap diabetes dan ibu hamil, tak masalah jika ingin rutin meminumnya.

Lalu, bagaimana dengan orang yang memiliki intoleransi laktosa? Laktosa adalah gula alami yang selalu ada pada produk dari hewan mamalia, termasuk kambing. Namun jika dibandingkan dengan susu sapi, laktosa pada susu kambing relatif lebih rendah.

Mengutip Healthline, orang dengan intoleransi laktosa ringan masih diperkenankan mengonsumsi susu kambing. Tapi jika kamu memiliki intoleransi laktosa akut, sebaiknya hindari semua produk dari hewan mamalia, termasuk susu kambing.

Efek samping susu kambing

Satu-satunya efek samping yang bisa menimbulkan dampak serius dari konsumsi susu kambing adalah alergi. Menurut sebuah penelitian, protein pada susu kambing tetap bisa menyebabkan alergi pada kelompok tertentu. Meski, kasus alergi susu kambing sendiri relatif jarang ditemukan.

Nah, itulah berbagai manfaat susu kambing. Jika kamu tidak memiliki intoleransi laktosa dan alergi terhadap susu, tak ada salahnya untuk mulai membiasakan diri mengonsumsi susu kambing. Tetap jaga kesehatan, ya!

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

  1. Healthline, diakses 1 Oktober 2020, Goat’s Milk: Is This the Right Milk for You?
  2. Healthline, diakses 1 Oktober 2020, Can Babies Drink Goat’s Milk?
  3. Healthline, diakses 1 Oktober 2020, Does Goat’s Milk Contain Lactose?
  4. Stylecraze, diakses 1 Oktober 2020, Goat Milk: Health Benefits And Why It Could Be Better Than Cow Milk.
  5. Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, diakses 1 Oktober 2020, 10 Manfaat Super Susu Kambing Etawa Bagi Kesehatan.

    register-docotr