Covid-19

Suplemen Vitamin untuk Melawan COVID-19, Efektif atau Tidak?

May 27, 2020 | Arie Kusnandar | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Pandemi coronavirus atau COVID-19 masih berlangsung sampai saat ini. Berbagai cara pun dilakukan untuk melawan virus, salah satunya dengan suplemen. Ampuhkah penggunaan suplemen vitamin melawan COVID-19?

Ya, suplemen vitamin disebut-sebut mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan COVID-19 guna menurunkan risiko penularan.

Yuk baca dulu informasi lengkapnya berikut ini supaya kamu bisa lebih memahaminya:

Serba-serbi manfaat suplemen vitamin

Dikonsumsi berlebihan, manfaat dari suplemen justru berkurang. Foto: Shutterstock.com

Sampai saat ini belum ada hasil riset yang memastikan bahwa suplemen vitamin bisa membuat seseorang terhindari 100 persen dari COVID-19.

Menurut beberapa ahli nutrisi, mengonsumsi vitamin atau suplemen dalam jumlah sedikit atau secukupnya memberikan efek baik bagi tubuh. Namun jika dikonsumsi berlebihan alias terlalu banyak, efeknya justru bisa berbahaya.

Dijelaskan bahwa konsumsi suplemen vitamin memang bisa meningkatkan imun tubuh untuk beberapa penyakit, misalnya influenza. Konsumsi vitamin bisa membuat proses penyembuhan menjadi lebih cepat.

Dengan kata lain, suplemen vitamin dibutuhkan apabila seseorang jelas memiliki defisit terhadap jenis vitamin tertentu.

Baca juga: Waspada COVID-19, Kenali Penyebaran dan Terapkan Pencegahannya

Seberapa banyak suplemen vitamin diperlukan?

Jika perlu, konsumsi suplemen hanya dari resep dokter. Foto: Shutterstock.com

Seperti disebutkan sebelumnya, konsumsi suplemen atau vitamin yang berlebihan dapat memberi efek samping yang buruk terhadap tubuh. Konsumsi suplemen pun akan jauh lebih baik jika berdasarkan resep dari dokter.

Dikutip dari National Health Service (NHS), misalnya untuk konsumsi vitamin C yang berlebihan yaitu lebih dari 1.000 miligram per hari bisa berakibat sakit perut, diare, serta buang angina yang berlebihan.

Lembaga kesehatan di Amerika Serikat seperti CDC (Center for Disease Control and Prevention) dan WHO menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk meminimalkan penularan COVID-19 adalah dengan melakukan langkah pencegahan seperti physical distancing dan rajin mencuci tangan.

Kaitan antara suplemen vitamin dan COVID-19

sembuh dari covid-19
Benarkah suplemen vitamin bisa cegah COVID-19? Foto: Shutterstock.com

WHO menyatakan bahwa saat ini belum ada obat-obatan atau suplemen yang secara pasti mencegah seseorang tertular COVID-19.

Di Indonesia, pertanyaan terkait efek dari vitamin C untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah penularan bahkan menyembuhkan COVID-109 juga ramai dibicarakan.

Seperti dijelaskan oleh dr. Budiman Bela, Sp.MK, spesialis mikrobiologi klinik Rumah Sakit Universitas Indonesia, bahwa informasi tersebut belum benar.

dr Budiman menyebutkan sejauh ini belum ada riset bahwa vitamin C benar-benar membuat orang kebal terhadap COVID-19 apalagi menyembuhkan dengan mengonsumsi dalam jumlah banyak.

Mitos lain yang juga beredar seputar suplemen adalah vitamin D. Jawabannya sama, sejauh ini belum ada hasil riset atau pengujian klinis yang membuktikan konsumsi vitamin tertentu dalam jumlah banyak bisa membantu mencegah atau menyembuhkan COVID-19.

Baca juga: Tiga Populasi Ini Berisiko Terkena COVID-19

Utamakan menjaga asupan gizi dan kebersihan tubuh

Cuci tangan dengan sabun masih menjadi cara ampuh cegah COVID-19. Foto: Shutterstock.com

Menjaga asupan gizi yang seimbang dari makanan sehari-hari serta gaya hidup sehat seperti tidur dan olahraga yang cukup dinilai diklaim membantu merawat imunitas tubuh.

CDC dan WHO menyatakan bahwa satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah mencegah tertular COVID-19 selama belum ditemukan metode pengobatan dan obat yang efektif yakni dengan menjaga kebersihan dan pola makan.

Masyarakat diimbau untuk selalu rajin mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik setelah memegang benda di tempat umum, bersin atau batuk. Apabila tidak ada air, maka alternatifnya bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60 persen.

Bersihkan menggunakan desinfektan di permukaan benda yang kerap disentuh setiap hari, misalnya pegangan pintu, meja, gadget seperti ponsel, keyboard laptop dan komputer.

Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan bergizi setiap harinya, ya. Ini penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami.

Pantau perkembangan situasi pandemi COVID-19 di Indonesia melalui situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca juga: Jangan Diabaikan, Kenali Gejala COVID-19 pada Anak

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

https://www.nhs.uk/conditions/vitamins-and-minerals/vitamin-c/

https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid

https://mayoclinic.pure.elsevier.com/en/publications/overview-of-the-immune-system

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prevent-getting-sick/prevention.html?CDC_AA_refVal=https%3A%2F%2Fwww.cdc.gov%2Fcoronavirus%2F2019-ncov%2Fprepare%2Fprevention.html

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters

 

    register-docotr