Covid-19

Miliki Kemiripan, Ini Perbedaan Gejala Flu dan Corona

November 16, 2020 | Arianti Khairina
feature image

Wabah virus COVID-19 hingga saat ini masih belum juga mereda. Lebih parahnya ada kemiripan gejala antara flu biasa dan COVID-19. Berikut ini perbedaan gejala flu dan corona yang perlu kamu ketahui.  

Perbedaan gejala flu dan corona

COVID-19 dan flu dapat menimbulkan gejala serupa. Namun, ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Baik COVID-19 maupun flu adalah penyakit pernapasan yang menyebar dari orang ke orang. Berikut ini beberapa perbedaan gejalanya seperti dilansir dari Medical News Today

Flu biasa

Flu terjadi saat rhinovirus menyerang saluran pernapasan. Pada umumnya, orang yang terkena flu akan memiliki keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan (saluran pernapasan atas). Berikut ini beberapa gejala flu biasa: 

  • Bersin-bersin
  • Hidung berair dan tersumbat 
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala ringan
  • Batuk
  • Demam, walaupun gejala ini jarang tetapi ada beberapa juga yang disertai gejala

Gejala-gejala flu biasa ini akan muncul dalam waktu 1 hingga 3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit.

COVID-19

Sama seperti rhinovirus yang menyebabkan flu, virus Corona juga menginfeksi saluran pernapasan. Oleh sebab itu, orang yang menderita COVID-19 bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu. 

Namun saat ini, virus Corona yang sekarang lebih sering menyerang saluran pernapasan bawah. Virus Corona bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil atau menyusui serta bayi dan anak-anak.

Munculnya gejala COVID-19 ini disebabkan oleh reaksi tubuh untuk melawan virus Corona. Ada 3 gejala utama yang dapat muncul pada COVID-19 dan perlu kamu waspadai, yaitu:

  • Demam tinggi
  • Batuk
  • Sesak napas

Pasien juga bisa mengalami gangguan pengecapan atau penciuman, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek, diare, mual, dan muntah. Perlu kamu ketahui, lebih bahayanya tidak semua pasien COVID-19 hanya merasakan gejala seperti yang dijelaskan di atas.

Pada kasus yang parah, infeksi COVID-19 bisa menyebabkan komplikasi yang serius, seperti sindrom gangguan pernapasan akut, pneumonia (infeksi paru) yang berat, edema paru, dan kegagalan fungsi organ-organ tubuh, misalnya ginjal.

Gejala COVID-19 yang berat ini lebih sering terjadi pada lansia dan orang yang memiliki kondisi medis tertentu.

Baca juga: Waspada, Ini Penyebab Laki-Laki Lebih Rentan Corona!

Masa inkubasi flu dan COVID-19 

Dilansir dari Healthline, masa inkubasi adalah waktu yang berlalu antara infeksi awal dan timbulnya gejala.

COVID-19 memiliki masa inkubasi berkisar antara 2 dan 14 hari. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit melansir penjelsan dari laman Healthline, periode inkubasi rata-rata diperkirakan 4 hingga 5 hari.

Kemudian jika kamu hanya terserang flu biasa, maka masa inkubasi flu lebih pendek, rata-rata sekitar 2 hari dan berkisar antara 1 hingga 4 hari.

Kemudian perlu juga kamu ketahui bahwa gejala awal COVID-19 biasanya lebih ringan, dan berkembang secara bertahap. Tetapi jika flu biasa, timbulnya seringkali mendadak.

Penularan 

Baik COVID-19 dan virus flu dapat menyebar melalui kontak dari orang ke orang.Tetesan kecil yang mengandung virus dapat berpindah dari seseorang yang terinfeksi ke orang lain, biasanya melalui hidung dan mulut melalui batuk dan bersin.

Virus juga bisa hidup di permukaan. Seseorang dapat menularkan virus flu ke orang lain yang berjarak 6 kaki (kaki).

Menurut WHO melansir dari laman Medical News Today, orang harus menjaga jarak setidaknya 6 kaki dari siapa pun yang batuk atau bersin untuk membantu mencegah penularan COVID-19.

Kecepatan penularan berbeda antara kedua virus tersebut. Gejala flu muncul lebih cepat, dan dapat menyebar lebih cepat daripada virus COVID-19.

Penularan flu dari anak-anak ke orang dewasa adalah hal biasa. Namun, berdasarkan data awal, tampaknya saat ini lebih umum bagi orang dewasa untuk menularkan infeksi COVID-19 ke anak-anak. Parahnya anak-anak cenderung tidak mengalami gejala jika terinfeksi virus.

Namun jika adanya gejala-gejala tak biasa, sangat disarankan untuk langsung periksa ke dokter agar tidak berakibat fatal.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan kulit? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medicalnewstoday.com (2020) diakses pada 8 November 2020. New coronavirus vs. flu
  2. Healthline.com (2020) dikases pad 8 November 2020. How Does COVID-19 Differ from the Flu?
  3. Nytimes.com (2020) diakses pada 8 November 2020. Identify the Different Symptoms of the Flu and Covid-19 
    register-docotr