Covid-19

Malaise sebagai Gejala Corona? Pengertian dan Penanganan yang Bisa Dilakukan

October 16, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Malaise gejala corona sudah menjadi salah satu pertanda yang bisa dirasakan ketika terinfeksi virus. Perlu diketahui, demam, batuk, tenggorokan gatal, dan flu merupakan beberapa gejala ringan yang sering dirasakan penderita COVID-19.

Untuk itu, malaise kini menjadi gejala ringan yang mungkin dirasakan jika terinfeksi virus corona. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai malaise gejala corona, yuk simak penjelasan berikut!

Baca juga: Benarkah Pasien COVID-19 yang Sembuh bisa Mengalami Efek Samping Jangka Panjang?

Apa itu malaise?

Dilansir Healthline, malaise adalah perasaan lemah secara keseluruhan, tidak nyaman, kelelahan, dan ketidakmampuan untuk memulihkan kesehatan melalui istirahat. Terkadang, malaise akan terjadi secara tiba-tiba sehingga tubuh tidak siap untuk menanganinya.

Di lain waktu, malaise dapat berkembang secara bertahap dan bertahan dalam waktu lama. Namun, begitu dokter mendiagnosis penyebab malaise dan pengobatan dilakukan tepat maka bisa membantu kamu merasa lebih baik.

Ada banyak kemungkinan kondisi medis yang menjadi penyebab malaise, seperti cedera, penyakit, hingga trauma. Meski diketahui malaise gejala corona, namun gangguan virus akut juga bisa menyebabkan malaise yakni HIV/AIDS, fibromyalgia, penyakit lyme, dan hepatitis.

Malaise

Kelelahan sering terjadi secara bersamaan dengan gejala malaise. Saat mengalami malaise, penderitanya juga akan sering merasa lelah atau lesu selain perasaan tidak enak badan secara umum. 

Sama halnya seperti malaise, kelelahan memiliki banyak kemungkinan penyebab yang mendasari. Beberapa penyebab umum dari kelelahan bisa disebabkan oleh faktor gaya hidup, penyakit, dan konsumsi obat-obatan tertentu.

Hal yang perlu diketahui tentang malaise gejala corona

Rasa tidak enak badan dan kebingungan merupakan gejala atipikal dari infeksi coronavirus. Dalam laporan kasus baru-baru ini, sebuah panti jompo di Washington dilaporkan penghuninya mengidap COVID-19 dengan dan tanpa gejala.

Beberapa penghuni panti jompo merasakan malaise gejala corona, berupa rasa tidak nyaman, sakit, atau gelisah secara umum.  Dalam beberapa kasus, COVID-19 dapat muncul dengan tanda disorientasi atau kelelahan.

Seringkali, malaise gejala corona disertai dengan beberapa kondisi lain berupa demam dan batuk.

Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang yang merasakan malaise gejala corona dan ditandai dengan bibir biru, kesulitan bernapas, hingga nyeri dada harus segera mencari pertolongan medis.

Sindrom kelelahan kronis adalah gangguan yang sangat kompleks dimana ditandai dengan rasa sakit secara keseluruhan, kelelahan, dan malaise.

Beberapa kondisi kronis yang menyebabkan malaise lainnya yakni anemia berat, gagal jantung, penyakit paru obstruktif kronis, penyakit hati, dan diabetes.

Kondisi kesehatan mental, berupa depresi dan kecemasan seringkali mengakibatkan malaise. Akan tetapi, sulit untuk menentukan apakah malaise atau depresi yang terjadi terlebih dahulu sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut bersama dokter. 

Penanganan tepat terhadap malaise

Malaise gejala corona bukanlah suatu kondisi dalam dan dari dirinya sendiri. Oleh karena itu, pengobatan biasanya akan diberikan oleh dokter dengan fokus pada penyebab yang mendasari.

Penyebab malaise sangat beragam sehingga tidak mungkin untuk memberikan pengobatan tanpa pemeriksaan terlebih dahulu. Dokter pun mungkin akan mendiagnosis penyakit melalui beberapa pengujian dan pemeriksaan fisik.

Dokter akan mencari kondisi fisik yang dapat menjadi penyebab malaise atau menanyakan pertanyaan seputar gejala. Bersiaplah untuk memberikan rincian, seperti perkiraan kapan malaise mulai dirasakan dan apakah gejalanya datang dan pergi atau terus menerus muncul.

Jika dokter tidak yakni penyebab rasa tidak enak muncul, maka kemungkinan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan melalui tes. Tes yang mungkin dilakukan antara lain tes darah, sinar-X, dan alat diagnostik lainnya. Nah, perawatan untuk membantu mengendalikan gejala, yakni:

  • Perbanyak istirahat
  • Berolahraga secara teratur
  • Konsumsi makanan sehat
  • Hindari pemicu stres

Malaise adalah gejala corona yang bisa dihindari keparahannya dengan segera memeriksakan diri dengan dokter. Perawatan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien dan seberapa parah gejala yang dirasakan.

Baca juga: Penyakit Psikologis Suka Menunda Pekerjaan alias Procrastination, Sudah Kenal Belum?

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 12 Oktober 2020. What Causes Malaise?
  2. Researchgate.com (2020), diakses 12 Oktober 2020. Atypical Symptoms of Coronavirus Infection -Malaise and Confusion
  3. ugm.ac.id, diakses 12 Oktober 2020. UGM Expert Malaise as Mild Symptoms of Covid-19 Pasients
    register-docotr