Covid-19

Apakah Latihan Pernapasan Bisa Bantu Ringankan Gejala COVID-19?

October 12, 2020 | Nik Nik Fadlah
feature image

COVID-19 memiliki gejala yang bervariasi, di antaranya adalah batuk kering, demam, kelelahan, hingga sesak napas. Dalam publikasi yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO), sesak napas sendiri dikategorikan menjadi gejala yang serius.

Dilansir dari Medical News Today, latihan pernapasan dapat membantu mengurangi sesak napas akibat fungsi paru-paru yang terbatas. Lantas apakah latihan pernapasan untuk sesak nafas juga bisa meringankan gejala sesak napas karena COVID-19?

Baca juga: Cegah COVID-19, Perlukah Menggunakan Masker di Dalam Mobil?

Latihan pernapasan untuk sesak nafas dan COVID-19

Melansir dari The Guardian, Tom Wingfield yang merupakan seorang dokter sekaligus dosen penyakit menular mengatakan bahwa virus corona dapat menyebabkan peradangan di sekitar alveoli, yakni kantung udara di pinggiran paru-paru, dan dapat merusaknya.

Hal tersebut dapat mengurangi kapasitas paru-paru. Namun, jika kamu ingin mengatasi kondisi ini, latihan pernapasan mungkin dapat membantu.

Latihan pernapasan dapat membantu udara masuk ke alveoli dengan cara menarik napas panjang dan menahan alveoli agar terbuka. Ini akan membantu membersihkan lendir berlebih, patogen, serta menghentikannya agar tidak mengeras.

Namun, ini hanya boleh dilakukan dengan peringatan jika memiliki gejala ringan, sementara jika kamu mengalami pneumonia, ini memerlukan perawatan medis di rumah sakit.

Perhatikan dulu hal ini

Meskipun menarik napas dalam-dalam dapat membantu, tetapi janganlah menarik napas melalui mulut, karena ini dapat mengiritasi batuk kering yang juga merupakan gejala dari COVID-19.

Menurut Ema Swingwood, ketua dari Association of Chartered Physiotherapists di Respiratory Care bahwa menarik napas dari hidung adalah ide yang lebih baik, karena hidung dapat menghangatkan dan melembapkan udara yang kamu hirup.

Pernapasan dalam dan batuk paksa memang dapat membantu membersihkan lendir, akan tetapi gejala ringan dari COVID-19 adalah batuk kering, maka dari itu menambahkan batuk keras di akhir latihan pernapasan tidak akan membantu.

Baca juga: COVID-19 (Virus Corona)

Perhatian sebelum melakukan latihan pernapasan untuk sesak nafas

Sebelum melakukan latihan pernapasan untuk sesak nafas sebaiknya perhatikanlah terlebih dahulu hal ini. Segara hubungi dokter jika kamu mengalami:

  • Demam
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas ketika sedang beristirahat
  • Nyeri dada atau palpitasi (jantung berdebar)
  • Pembengkakan di kaki

Segera hentikan latihan jika kamu mengalami salah satu gejala berikut ini:

  • Pusing
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Kulit terasa dingin atau lembap
  • Kelelahan berlebih
  • Detak jantung tidak teratur

Bagaimana cara melakukan latihan pernapasan untuk sesak napas?

Pernapasan dalam dapat membantu memulihkan fungsi paru-paru dengan menggunakan diafragma. Bernapas melalui hidung dapat memperkuat diafragma dan mendorong sistem saraf untuk rileks serta memulihkan dirinya sendiri.

Siapapun bisa mendapatkan keuntungan dari teknik pernapasan dalam. Teknik ini juga memainkan peran penting dalam pemulihan COVID-19.

Sebaiknya, mulailah dari tahap 1, kamu dapat melanjutkan ke tahap berikutnya ketika kamu menyelesaikan latihan tanpa merasa terlalu kehabisan napas.

Berikut adalah latihan pernapasan untuk sesak nafas karena COVID -19 seperti yang dilansir dari John Hopkins Medicine.

Tahap 1: Pernapasan dalam melalui punggung

Latihan pernapasan tahap 1. Sumber foto: https://www.hopkinsmedicine.org/
  • Berbaring telentang dan tekuk lutut, sehingga telapak kaki bertumpu pada matras atau bantalan lainnya
  • Letakkan tangan di atas perut atau lingkarkan di sisi perut
  • Tutup mulut dan letakkan lidah di langit-langit mulut
  • Tarik napas melalui hidung, kemudian tarik udara ke dalam perut di tempat kamu meletakan tangan. Cobalah untuk merentangkan jari-jari tangan dengan napas
  • Hembuskan napas secara perlahan melalui hidung
  • Ulangi latihan selama 1 menit

Tahap 2: Pernapasan dalam melalui perut

Latihan pernapasan tahap 2. Sumber foto: https://www.hopkinsmedicine.org/
  • Berbaring tengkurap, kemudian sandarkan kepala di tangan agar ada ruang untuk bernapas
  • Tutup mulut dan letakkan lidah di langit-langit mulut
  • Tarik napas melalui hidung, kemudian tarik udara ke dalam perut. Cobalah untuk fokus pada perut yang mendorong matras saat kamu bernapas
  • Hembuskan napas secara perlahan melalui hidung
  • Ulangi latihan selama 1 menit

Tahap 3: Pernapasan dalam ketika duduk

Latihan pernapasan tahap3. Sumber foto: https://www.hopkinsmedicine.org/
  • Duduk tegak di tepi tempat tidur atau di kursi
  • Letakkan tangan di perut
  • Tutup mulut dan letakkan lidah di langit-langit mulut
  • Tarik napas melalui hidung dan tarik udara ke dalam perut di tempat kamu meletakan tangan. Cobalah untuk merentangkan jari-jari tangan dengan napas
  • Hembuskan napas secara perlahan melalui hidung
  • Ulangi latihan selama 1 menit

Namun yang perlu dicatat adalah latihan pernapasan untuk sesak nafas ini tidak akan dapat mencegah kamu dari COVID-19 dan tidak selalu dapat membantumu menjadi pulih.

Maka dari itu, jika kamu mengalami gejala COVID-19 segeralah mencari bantuan medis dibandingkan dengan melakukan latihan pernapasan untuk sesak napas di rumah. Dan jangan lupa juga selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Huffpost (2020). Diakses pada 09 Oktober 2020. Does Deep Breathing Help Coronavirus Patients with Symptoms? 

John Hopkins Medicine. Diakses pada 09 Oktober 2020. Coronavirus Recovery: Breathing Exercises 

Medical News Today (2020). Diakses pada 09 Oktober 2020. What Excercises Can Help Increase Lung Capacity? 

The Guardian (2020). Diakses pada 09 Oktober 2020. Do Breathing Exercises Really Work? UK Doctors on How to Protect Against Coronavirus – and Manage Symptoms 

World Health Organization (WHO). Diakses pada 09 Oktober 2020. Coronavirus 

Hamzelou, Jessica (2020). Can Breathing Exercises Help Protect You From COVID-19?. NCBI (diakses pada 09 Oktober 2020)

    register-docotr