Covid-19

Waspada COVID-19, Kenali Penyebaran dan Terapkan Pencegahannya

April 15, 2020 | Bernadette Anya | dr. Damar Triutomo
feature image

Good Doctor – Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, cara penularan COVID-19 terjadi serupa dengan cara penularan virus corona jenis lainnya, yaitu SARS dan MERS. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut hal itu karena virus masih tergolong baru sehingga karakteristiknya belum diketahui secara sempurna.

Penularan COVID-19 disebabkan oleh droplet atau cairan tubuh yang keluar saat bersin atau batuk. Lalu bisa juga menyebar lewat udara dan bersentuhan dengan tangan yang terinfeksi.

Cara penyebaran COVID-19

Menurut CDC, ada dua jenis penyebaran yang paling mungkin terjadi terkait wabah COVID-19.

1. Penyebaran orang ke orang

COVID-19 dapat menular melalui percikan air ludah ketika berbicara, bersin, atau batuk. Sumber foto: https://www.shutterstock.com

Penyebaran jenis ini juga terbagi dalam dua jenis yaitu kontak dekat dan droplets atau percikan. Kontak dekat terjadi antara satu orang yang terinfeksi dengan orang lainnya dengan jarak kurang dari dua meter.

Sedangkan droplets atau percikan, terjadi saat batuk atau bersin. Itu sebabnya orang yang batuk dan bersin harus menggunakan masker yang bekerja sebagai penghalang droplets.

2. Penyebaran melalui kontak permukaan atau objek yang terpapar virus

Gagang pintu adalah satu objek yang mudah terpapar virus. Sumber foto: https://www.albertideation.com

Sangat mungkin seseorang terinfeksi COVID-19 karena memegang permukaan atau objek yang terpapar virus. Lalu orang tersebut memegang bagian wajah seperti mata, hidung dan mulut. Tapi ini dianggap bukan penyebab utama.

Pencegahan penularan COVID-19

Berikut adalah beberapa cara yang dianjurkan WHO untuk mencegah penyebaran infeksi COVID-19.

1. Rutin cuci tangan menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol atau cuci tangan dengan sabun dan air mengalir

Rutin mencuci tangan adalah upaya pencegahan penularan COVID-19. Sumber foto: https://www.allure.com

Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau pembersih tangan berbasis minimal 60% alkohol (alcohol-based hand rub) dapat membunuh virus yang kemungkinan ada di tangan.

2. Jaga jarak antara 1-2 meter antara anda dan seseorang yang memiliki gejala batuk, pilek

Menjaga jarak fisik dapat mengurangi risiko terinfeksi COVID-19. Sumber foto: https://www.inews.id

Saat seseorang batuk atau bersin akan mengeluarkan cairan/droplet dari hidung dan mulut yang bisa saja mengandung virus. Jika kamu terlalu dekat, kamu akan dapat menghirup droplets, termasuk virus COVID-19 jika orang tersebut terinfeksi.

3. Usahakan tidak menyentuh mata, hidung dan mulut

Hindari menyentuh wajah, terutama area mata, hidung, dan mulut. Sumber foto: https://www.shutterstock.com

Tangan dapat menyentuh berbagai hal dan terkena virus. Sekali terkontaminasi, tangan dapat menyalurkan virus ke mata , hidung atau mulut anda. Dari sana, virus akan masuk kedalam tubuh dan membuat anda sakit.

4. Lakukan etika batuk dan bersin yang benar

Etika bersin dan batuk yang benar. Sumber foto: https://www.shutterstock.com

Tutup mulut saat batuk atau bersin menggunakan lengan atas atau tutup dengan tisu. Segera buang tisu yang sudah dipakai ke dalam tempat sampah tertutup.

5. Jika kamu memiliki gejala demam, batuk, pilek dan sesak napas, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr