Covid-19

Amankah Melakukan Hubungan Seksual saat Pandemi?

August 19, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Di masa pandemi ini, masyarakat dunia diharuskan untuk melakukan physical distancing, tidak terkecuali Indonesia. Hal ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran virus corona. Lantas, bolehkah melakukan hubungan seksual di masa pandemi ini, adakah tips amannya?

COVID-19 menjadi kekhawatiran bagi banyak masyarakat. Berbagai pencegahan pun dilakukan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta membatasi diri untuk keluar rumah.

Baca juga: Mau Tahu Fakta Soal Kehidupan Seksual Setelah Punya Anak? Yuk, Simak Selengkapnya, Moms!

Apakah COVID-19 dapat ditularkan melalui hubungan seksual?

Semua kontak yang berdekatan (dalam jarak 6 kaki atau 2 meter) dengan orang yang terinfeksi dapat membuat seseorang terpapar virus corona, baik yang terlibat aktivitas seksual atau tidak.

Virus dapat menyebar melalui tetesan pernapasan yang dilepaskan ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Tetesan ini dapat dihirup atau mendarat di mulut atau hidung orang terdekat. 

Melakukan kontak ludah dengan seseorang yang terinfeksi melalui ciuman atau aktivitas seksual lainnya dapat membuat sesorang terpapar virus corona.

Meskipun demikian, seperti yang dilansir dari Mayo Clinic, saat ini tidak ada bukti bahwa virus ditularkan melalui air mani atau cairan vagina, tetapi virus tersebut telah terdeteksi pada air mani orang yang terinfeksi atau sedang dalam masa pemulihan dari COVID-19.

Lalu, amankah berhubungan seksual saat pandemi?

Saat pandemi, wajib halnya untuk membatasi kontak fisik guna mengurangi penyebaran. Jika kamu ingin melakukan hubungan seksual di masa pandemi ini, sebaiknya perhatikanlah hal-hal berikut seperti yang telah dirangkum dari Avert.

Berhubungan seks dengan gejala

Jika kamu atau pasangan seksualmu menunjukkan gejala COVID-19, seperti batuk kering terus menerus, suhu tinggi, atau keusulitan bernapas, kamu harus membatasi kontak fisik yang dekat untuk menghentikan penyebaran virus.

Hal tersebut dapat berarti bahwa kamu harus menghindari keintiman fisik, seperti berciuman, berpelukan, serta seks anal, vagina, maupun oral.

Hubungan seks non fisik

Hubungan seks non fisik merupakan cara yang lebih aman jika kamu tetap ingin berhubungan seks di masa pandemi ini. Kamu dapat melakukan hubungan seks dengan diri sendiri, misalnya saja masturbasi.

Masturbasi merupakan cara terbaik jika kamu ingin melakukan aktivitas seksual di masa pandemi ini.  

Atau pilihan yang juga dapat kamu lakukan adalah berhubungan seks tanpa melakukan kontak fisik, misalnya saja melalui handphone, webcam, atau video call.

Berhubungan seksual dengan pasangan yang tinggal bersamamu

Jika kamu tinggal bersama dengan pasangan, serta kamu maupun pasanganmu tidak memiliki gejala, maka kamu dapat melakukan hubungan seks seperti biasanya. Hal ini tentu saja harus dengan persetujuan pasanganmu terlebih dahulu.

Berhubungan seksual dengan pasangan yang tidak tinggal bersamamu

Selama pandemi ini, beberapa negara secara aktif melarang untuk melakukan kontak seksual dengan orang yang tidak tinggal bersama. Hal ini dikarenakan adanya risiko tertular COVID-19 atau menularkannya pada orang lain yang dapat mengganggu upaya pencegahan.

Maka dari itu, sangat disarankan dan sebaiknya hindarilah berhubungan seksual dengan pasangan yang tidak tinggal bersamamu.

Baca Juga: Ibu Menyusui Positif COVID-19, Masih Bisakah Memberikan ASI?

Tips berhubungan seksual di masa pandemi

Jika kamu ingin melakukan seks di masa pandemi ini, ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi risiko penularan atau tertular COVID-19. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah berbagai tips yang dapat kamu lakukan.

Mencuci tangan

Tips pertama yang harus kamu lakukan sebelum berhubungan seks adalah mencuci tangan. Cucilah tangan secara menyeluruh setidaknya selama 20 detik dengan sabun dan air hangat sebelum dan sesudah melakukan apapun.

Gunakanlah kondom, dental dam, atau sarung tangan lateks

Tips selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah dengan selalu menggunakan kondom, dental dam, maupun sarung tangan lateks selama melakukan seks anal dan oral.

Selalu berkomunikasi dengan pasangan

Sangat penting untuk selalu mengkomunikasikan apapun dengan pasangan, terutama jika kamu merasa tidak enak badan atau jika kamu maupun pasanganmu sedang tidak ingin melakukan aktivitas seksual apapun.

Selain ketiga tips di atas, ada beberapa tips lain yang juga dapat kamu terapkan, seperti:

  • Menghindari melakukan seks dengan pasangan yang memiliki gejala COVID-19
  • Hindari ciuman
  • Selalu membersihkan diri dengan cara mandi sebelum atau melakukan aktivitas seksual
  • Mencuci sex toys sebelum dan sesudah menggunakannya
  • Gunakan sabun atau alkohol untuk membersihkan area tempat melakukan aktivitas seksual

Melakukan seks saat pandemi memang harus sangat berhati-hati. Meskipun demikian, kamu dapat menerapkan beberapa tips yang sudah disebutkan di atas jika kamu ingin berhubungan seksual dengan pasanganmu. Tetapi, harus tetap memerhatikan kesehatanmu dan pasanganmu ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Avert (2020). Diakses pada 18 Agustus 2020. Sex and Corona Virus (COVID-19) 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 18 Agustus 2020. Sex and Coronavirus: Can You Get COVID-19 from Sexual Activity?

The Conversation (2020). Diakses pada 18 Agustus 2020. Coronavirus and Sex: Do’s and Don’ts during Social Distancing 

    register-docotr