Kehamilan

Pentingnya Mencukupi Zat Besi untuk Ibu Hamil Demi Kesehatan Janin

April 23, 2020 | Ajeng Annastasia | dr. Tri Annissa
feature image

Saat hamil, tubuh Moms memerlukan asupan zat besi dua kali lebih besar dibandingkan sebelumnya. Apa ya manfaat zat besi untuk ibu hamil?

Selain bermanfaat untuk mencegah anemia pada saat melahirkan, zat besi untuk ibu hamil juga sangat penting bagi tumbuh kembang janin.

Manfaat zat besi untuk ibu hamil

Apa saja ya manfaat zat besi untuk ibu hamil? (Foto: Shutterstock)

Tubuh memerlukan zat besi untuk membuat hemoglobin, terutama untuk janin. Zat besi juga bermanfaat untuk membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Kurang zat besi dapat membuat Moms merasa cepat lelah, yang dikenal juga sebagai kondisi anemia defisiensi zat besi.

Diagnosis anemia defisiensi zat besi saat hamil tanpa penanganan lebih lanjut berisiko membuat berat badan bayi lahir rendah serta persalinan prematur.

Anemia defisiensi zat besi pada bayi juga dapat menyebabkan gangguan perkembangan saraf. Selain itu, jika dibiarkan kondisi ini pun tumbuh kembang otak, memicu kelainan perilaku dan daya ingat. 

Baca juga: Bahaya Hipertensi pada Ibu Hamil, Segera Kenali Gejalanya!

Waktu yang tepat ibu hamil konsumsi zat besi

Minum suplemen zat besi jika diresepkan dokter secara teratur (Foto: Shutterstock)

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ibu hamil sebaiknya mulai memenuhi kebutuhan zat besi dimulai sejak trimester awal kehamilan. Biasanya, dokter akan memberikan suplemen zat besi sesuai kebutuhan.

Selalu minum suplemen tersebut sesuai dosis dan anjuran yang diberikan oleh dokter agar manfaatnya maksimal.

Dosis zat besi untuk ibu hamil

Membatalkan Puasa Saat Hamil
Pastikan dosis zat besi cukup dan tidak berlebihan (Foto: Shutterstock)

Seperti disebutkan sebelumnya, ibu hamil perlu mengonsumsi zat besi dengan dosis dua kali lebih besar dibandingkan saat belum hamil. Ini kira-kira sekitar 27 miligram (mg) per hari.

Ingat ya, meskipun ibu hamil membutuhkan zat besi, namun dosisnya tetap tak boleh berlebihan. Hindari konsumsi zat besi lebih dari 45 mg per hari.

Berlebihan konsumsi zat besi saat hamil berisiko menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, sembelit atau bahkan diare. Inilah pentingnya Moms meminum suplemen zat besi sesuai anjuran dari dokter.

Makanan sumber alami zat besi

makanan sahur untuk penderita maag
Sayuran menjadi salah sumber zat besi yang baik. (Foto: Shutterstock)

Selain dari suplemen, Moms juga bisa mendapatkan zat besi secara alami dari makanan. Ada dua jenis makanan sumber zat besi: heme iron dan nonheme iron.

Heme iron merupakan jenis zat besi yang paling mudah diserap oleh tubuh. Zat besi jenis ini bisa didapatkan dari daging sapi dan daging ayam. Pastikan bahan makanan ini dimasak secara matang sempurna.

Untuk nonheme iron, Moms bisa mendapatkannya dari kacang, bayam, tahu dan sereal.

Nah, jangan anggap remeh peran zat besi untuk ibu hamil, ya. Selain penting untuk tubuh Moms, zat besi juga berperan penting untuk janin.

Baca juga: 5 Mitos tentang Keguguran Ini Harus Dibantah, Bikin Bumil Resah

Konsultasikan kondisi kesehatan Anda di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Reference

Salsabila Septira, Dian Isti Anggraini. “Nutrisi bagi Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) untuk Mengoptimalkan Tumbuh Kembang.” majority (2016): 151-155.

    register-docotr