Kehamilan

Agar Kehamilan Berjalan Lancar, Yuk, Ketahui Apa Saja Pantangan Hamil Muda

December 14, 2020 | Nik Nik Fadlah
feature image

Menjaga kesehatan calon buah hati di dalam kandungan adalah fokus utama bagi ibu hamil. Kehamilan tak hanya bisa menyebabkan beberapa perubahan fisik saja namun juga perubahan pada gaya hidup, terutama di minggu-minggu awal kehamilan. Lantas, apa saja pantangan hamil muda?

Baca juga: Ibu Hamil Susah Tidur? Yuk Ketahui Penyebab dan Cara Tepat untuk Mengatasinya!

Daftar pantangan saat hamil muda

Trimester pertama adalah fase paling awal pada kehamilan. Ini adalah waktu antisipasi besar, sebab terjadi perubahan secara cepat pada ibu dan janin.  

Agar kesehatan calon buah hati dan ibu tetap terjaga, ibu hamil muda perlu untuk menghindari beberapa pantangan. Nah, berikut adalah pantangan hamil muda yang wajib untuk bumil ketahui.

1. Jangan konsumsi makanan mentah atau kurang matang

Makanan mentah dan kurang matang, seperti misalnya saja daging dan telur mentah ataupun setengah matang membawa risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan, seperti listeriosis dan toksoplasmosis. Tak hanya itu, keracunan makanan juga mungkin saja terjadi.

Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit serius dan mengancam jiwa, serta juga dapat menyebabkan cacat lahir atau bahkan keguguran.

Oleh karenanya, penting untuk memerhatikan makanan yang dikonsumsi, dan selalu pastikanlah semua makanan dimasak dengan baik. Pantangan hamil muda ini harus benar-benar diperhatikan.

2. Jangan merokok

Mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), wanita yang merokok selama kehamilan lebih berisiko mengalami keguguran.

Di samping itu, merokok selama kehamilan juga meningkatkan risiko lainnya, seperti kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, cacat lahir pada mulut dan bibir, serta berisiko mengalami ketidakmampuan belajar.

Merokok selama dan setelah kehamilan juga merupakan salah satu faktor risiko dari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi.

Di sisi lain, bayi yang lahir dari ibu yang merokok pada masa kehamilan, lebih mungkin menjadi perokok dini dalam kehidupannya akibat kecanduan fisiologis nikotin.

3. Hindari alkohol

Alkohol dapat berpindah dengan cepat dari aliran darah melalui plasenta dan tali pusar, kemudian ke bayi, ini dapat membahayakan perkembangan otak dan organ bayi.

Pantangan hamil muda ini harus dihindari. Sebab, mengonsumsi alkohol saat hamil bisa menyebabkan masalah bagi bayi yang sedang berkembang di semua tahap kehamilan.

CDC memberikan peringatan bahwa meminum alkohol di tiga bulan pertama kehamilan, dapat menyebabkan bayi mengalami fitur wajah abnormal.

Bahaya lain alkohol

Bukan hanya bahaya yang sudah disebutkan di atas saja, masalah pertumbuhan serta sistem saraf pusat (misalnya saja, berat lahir rendah dan masalah perilaku) juga dapat terjadi akibat konsumsi alkohol, kapan pun selama kehamilan.

Selain itu, konsumsi alkohol selama hamil juga bisa menyebabkan keguguran, bayi lahir mati (stillbirth), serta berbagai gangguan perilaku dan intelektual yang dikenal sebagai Fetal Alcohol Syndrome (FAS).

Baca juga: Awas! Sering Minum Alkohol Bisa Picu 8 Penyakit Berbahaya Ini

4. Batasi asupan kafein

Melansir dari Healthline, kafein memiliki sifat sebagai stimulan dan diuretik, yang berarti bahwa meminum beberapa cangkir kopi setiap hari akan meningkatkan tekanan darah, detak jantung, serta keinginan untuk buang air kecil.

Ingat, selama kehamilan bayi sedang tumbuh di dalam kandungan, serta metabolisme bayi juga masih berkembang. Sebaiknya, batasilah asupan kafein.

Kafein sendiri bukan hanya terdapat di dalam kopi dan teh saja, melainkan juga bisa terdapat dalam cokelat maupun minuman bersoda.

5. Jangan sembarangan mengonsumsi obat

Perlu diketahui bahwa beberapa obat dapat membahayakan bayi yang sedang tumbuh. Sebaiknya, bicarakanlah terlebih dahulu pada dokter jika kamu ingin mengonsumsi obat atau suplemen pada masa awal kehamilan.

6. Jangan konsumsi produk susu yang tidak dipasteurisasi

Kalsium memang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin, namun bumil harus berhati-hati dalam mendapatkan asupan kalsium dari produk susu.

Susu mentah atau yang tidak dipasteurisasi sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Sebab, susu mentah mungkin saja mengandung bakteri Listeria, yang dapat menyebabkan penyakit, keguguran, atau bahkan bahaya yang mengancam jiwa.

7. Hindari aktivitas fisik yang terlalu berat

Olahraga memang memiliki banyak manfaat, akan tetapi selama hamil muda sebaiknya hindarilah melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang terlalu berat. Ini karena, trimester pertama adalah masa kehamilan yang paling krusial.

Bila kamu ingin berolahraga untuk menjaga kesehatanmu dan calon buah hati, sebaiknya bicarakanlah terlebih dahulu pada dokter, ya mengenai olahraga apa yang paling aman dilakukan.

Nah, itulah beberapa pantangan hamil muda yang harus dihindari. Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar pantangan bagi ibu hamil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Kamu juga bisa berkonsultasi seputar pantangan dan tips kehamilan melalui Aplikasi Good Doctor. Mitra dokter kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7.

Reference

All About Women. Diakses pada 02 Desember 2020. 10 Things to Avoid During Pregnancy 

Centers for Disease Control and Prevention (2020). Diakses pada 02 Desember 2020. Smoking During Pregnancy 

Centers for Disease Control and Prevention (2020). Diakses pada 02 Desember 2020. Alcohol Use in Pregnancy 

Healthline (2016). Diakses pada 02 Desember 2020. 11 Things to Avoid During Pregnancy – What Not to Do 

Healthline (2019). Diakses pada 02 Desember 2020. 17 Pregnancy Do’s and Don’ts That May Surprise You 

Sanford Health. Diakses pada 02 Desember 2020. Do’s and don’ts during the first trimester of pregnancy 

Webmd (2020). Diakses pada 02 Desember 2020. First Trimester of Pregnancy 

    register-docotr