Kehamilan

Alami Mimisan saat Hamil, Perlukah Bumil Khawatir?

June 9, 2020 | Putri Prima Soraya
feature image

Saat hamil, biasanya kamu akan mengalami berbagai keluhan kesehatan, mulai dari rasa mual, kaki yang membengkak hingga mimisan saat hamil. Tentu beberapa keluhan ini menimbulkan rasa khawatir. 

Lantas, apakah mimisan saat hamil menandakan ada masalah kesehatan serius? Untuk mengetahui lebih jelasnya, yuk simak ulasan di bawah ini!

Mimisan saat hamil

Mengalami mimisan saat hamil adalah hal umum. Menurut data, 20 persen wanita hamil mengalami mimisan, terutama pada trimester pertama kehamilan.

Selama trimester pertama kehamilan, jumlah darah di tubuh meningkat dan jantung bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen janin.

Ini berarti bahwa lapisan saluran hidung juga menerima lebih banyak darah. Kamu memiliki pembuluh darah kecil di dalam hidung sehingga ketika volume darah meningkat dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkannya pecah sehingga menghasilkan mimisan.

Perubahan hormon yang kamu alami selama kehamilan juga dapat berkontribusi pada mimisan. Perubahan ini dapat membuat hidung kamu terasa tersumbat dan mungkin lebih dari biasanya. Gusi kamu mungkin juga terasa bengkak dan berdarah.

Mimisan dapat berlangsung selama beberapa detik atau beberapa menit, dan dapat mengalir dari satu atau kedua lubang hidung.

mimisan
mimisan. Foto: shutterstock.com

Penyebab mimisan saat hamil

Hormon kehamilan seperti progesteron dan estrogen memengaruhi cara kerja pembuluh darah kamu. Estrogen membuat pembuluh darah kita terbuka lebih lebar. Progesteron menyebabkan peningkatan suplai darah, yang memberi tekanan pada pembuluh darah halus pada hidung.

Lapisan lembab (selaput lendir) di dalam hidung kamu juga bisa membengkak dan mengering. Keadaan ini bisa semakin buruk saat kamu berada di tempat dingin, mengalami pilek, memiliki sinus atau alergi.

Semua itu dapat membuat pembuluh darah di hidung kamu lebih mudah pecah, menyebabkan kamu mengalami perdarahan ringan. Bahkan jika kamu tidak memiliki mimisan, kamu mungkin melihat flek darah pada jaringan setelah meniup hidung kamu.

Mimisan juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, misalnya kamu memiliki hipertensi atau pembekuan darah.

Bisakah mencegah mimisan saat hamil?

Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mencegah mimisan pada kehamilan, tetapi udara kering bisa membuat kamu lebih rentan. Untuk menghindari ini, cobalah menjaga kelembaban ruang kamar atau mengoleskan sedikit petroleum jelly di sekitar lubang hidung sebelum tidur.

Apakah mimisan saat hamil membahayakan?

Mimisan dapat membuat kamu takut, tetapi selama kamu tidak kehilangan banyak darah, biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Dalam kebanyakan kasus, mimisan tidak akan membahayakan kamu dan bayi di dalam kandungan.

Cara mengatasi mimisan saat hamil

Mengatasi mimisan. Foto iStock.com

Jika kamu mengalami mimisan saat hamil, ada beberapa cara untuk mengatasi darah mimisan, seperti berikut ini:

  • Duduk atau berdiri, jaga kepala tetap tegak. Ini mengurangi tekanan pada pembuluh darah di dalam hidung kamu dan akan membantu memperlambat perdarahan.
  • Jangan bersandar atau memiringkan kepala kamu. Itu tidak membantu menghentikan atau memperlambat perdarahan.
  • Cubit secara lembut bagian bawah hidung dengan ibu jari dan telunjuk.
  • Condongkan tubuh ke depan dan bernapaslah melalui mulut selama 10-15 menit. Ini akan mengalirkan darah ke hidung kamu bukannya ke bagian belakang tenggorokan.
  • Kompres hidung dengan es yang dibungkus handuk teh, letakan di pangkal hidung kamu.

Jika hidung kamu masih berdarah, coba cara ini lagi selama 10 menit. Untuk 24 jam ke depan, kamu harus mencoba menghindari:

  • Meniup atau mencungkil hidung.
  • Melakukan aktivitas berat.
  • Tidur dengan posisi telentang.
  • Minum alkohol atau minuman panas.

Kamu juga sebaiknya mengonsumsi banyak air karena kekeringan di hidung bisa membuat mimisan semakin parah.

Kapan harus khawatir tentang mimisan

Masalah mimisan serius pada Bumil jarang terjadi. Tapi jika mimisan kamu berat, berulang atau terjadi bersamaan dengan gejala lain, bicarakan dengan bidan atau dokter kamu. Mimisan pada kehamilan terkadang dikaitkan dengan keadaan seperti di bawah ini:

  • Insiden perdarahan postpartum.
  • Hipertensi dan preeklampsia.
  • Hemangioma hidung.
  • Koagulopati terkait kehamilan (gangguan pembekuan darah).
  • Minum aspirin atau perawatan anti-koagulan lainnya.

Jika mimisan serius, dokter dapat menggunakan berbagai perawatan dan akan memeriksa apakah ada masalah mendasar yang menyebabkan mimisan atau sebaliknya.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

NHS (2018). Diakses 07/06/20. Nosebleeds in pregnancy

Pregnant birth and baby (2018). Diakses 07/06/20. Nosebleeds during pregnancy

NCT. Diakses 07/06/20. Nosebleeds during pregnancy

Parenting Firstcry. (2018) Diakses 07/07/20. Nosebleeds During Pregnancy – When Should You Worry?

Healthline (2020). Diakses 07/07/20. Why a Bloody Nose While Pregnant Is Totally Normal (and How to Treat It)

Babycenter. Diakses 07/07/20. Nosebleeds in pregnancy

Parent (2020). Diakses 07/07/20. What Causes Congestion and Nosebleeds in Pregnancy?

    register-docotr