Kehamilan

Mengenal Komplikasi Hydrops Fetalis, Kondisi Langka yang Dialami Ibu Hamil

August 27, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Terdapat beberapa komplikasi yang bisa terjadi selama kehamilan. Dari beberapa komplikasi tersebut ada yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan hingga bayi dilahirkan, salah satunya hydrops fetalis.

Hydrops fetalis adalah salah satu komplikasi langka yang alami oleh wanita hamil. Persentasenya 1 dari setiap 1000 kelahiran. Lalu apa sebenarnya hydrops fetalis dan apa dampaknya bagi ibu hamil? Berikut penjelasan selengkapnya.

Apa itu hydrops fetalis?

Hydrops fetalis adalah kondisi pada janin baru lahir yang mengalami penumpukan cairan di dalam jaringan sekitar paru-paru, jantung, perut atau di bawah kulit.

Kondisi ini bisa diketahui sejak kehamilan melalui tes USG. Jika dokter kandungan mencurigai seorang ibu hamil mengalami hydrops fetalis, umumnya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes diagnostik.

Tes diagnostik bisa berupa pemeriksaan cairan ketuban yang disebut amniocentesis. Atau pengambilan sampel darah janin untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.

Mengetahui jenis hydrops fetalis

Setelah memastikan diagnosis hydrops fetalis, kemudian akan dilanjutkan untuk mencari tahu apa yang menjadi penyebabnya. Jika dilihat dari penyebabnya, ada dua jenis hydrops fetalis, yaitu non-imun dan imun.

Jenis non-imun

Hydrops fetalis non-imun adalah jenis yang lebih sering terjadi. Jenis ini disebabkan oleh kondisi medis lain, yang berkaitan dengan pengelolaan cairan dalam tubuh. Beberapa kondisi medis yang dikaitkan dengan terjadinya hydrops fetalis non-imun, yaitu:

  • Cacat jantung atau paru pada nayi
  • Perdarahan pada janin
  • Kelainan genetik dan metabolisme seperti sindrom Turner dan penyakit Gaucher
  • Anemia berat seperti talasemia
  • Serta beberapa kondisi lain seperti tumor, infeksi virus dan bakteri.
  • Malformasi pembuluh darah

Jenis imun

Hydrops fetalis imun terjadi karena adanya ketidakcocokan darah ibu dan juga janinnya yang disebut ketidakcocokan Rh. Ketidakcocokan ini membuat sel darah merah bayi dihancurkan.

Kasusu berat pada ketidakcocokan rh dapat menyebabkan terjadinya hydrops fetalis.

Apa treatment hydrops fetalis pada ibu hamil?

Meski bisa diketahui sejak masa kehamilan, sayangnya tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan kondisi tersebut. Dokter umumnya melakukan tindakan yang membantu bayi bertahan hingga dilahirkan.

Berikut beberapa tratment yang dijalani ibu hamil jika didiagnosis memiliki bayi hydrops fetalis:

Mendapatkan transfusi darah

Jika hydrops fetalis jenis imun, transfusi darah untuk janin dilakukan agar membantu bayi tetap bertahan hidup. Transfusi ini dikenal dengan istilah transfusi darah janin intrauterine.

Pemantauan kesehatan oleh dokter

Ibu hamil dengan diagnosis hydrops fetalis biasanya akan dipantau oleh dokter dengan lebih intensif. Lantaran kondisi ini dapat berkembang menjadi sindrom “mirror”. Yaitu sindrom yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kejang yang dapat membahayakan ibu hamil.

Melahirkan lebih cepat

Hydrops fetalis juga berisiko membuat ibu hamil melahirkan lebih awal atau prematur. Jika kondisi bayi sudah terlalu parah, dokter bisa merekomendasikan ibu untuk melakukan persalinan sesar.

Kondisi bayi hydrops fetalis setelah dilahirkan

Dilansir dari Healthline, sekitar 20 persen bayi dengan hydrops fetalis bertahan hingga waktu persalinan. Namun hanya setengahnya yang bertahan setelahnya.

Bayi yang bisa bertahan, kemungkinan akan mengalami gangguan kesehatan lainnya seperti:

  • Gagal jantung
  • Kerusakan otak
  • Hipoglikemia atau gula darah rendah
  • Mengalami kejang

Jika bayi dipastikan bertahan, dokter akan melakukan sejumlah perawatan, seperti:

  • Melakukan transfusi darah merah yang sesuai dengan golongan darah bayi. Hal ini dapat dilakukan jika bayi mengalami hydrops fetalis imun.
  • Mengeluarkan cairan dari jaringan di sekitar paru-paru atau organ perut bayi.
  • Bayi juga mungkin akan diberikan sejumlah obat yang dapat membantu ginjal mengeluarkan cairan ekstra dan mencegah gagal jantung.
  • Bayi diberikan alat bantu pernapasan menggunakan ventilator.

Apakah kondisi ini dapat dicegah?

Belum ada pencegahan yang dapat dilakukan. Jika bayi mengalami hydrops fetalis imun, dokter memberikan suntik RhoGAM. Suntik ini mencegah terjadinya komplikasi.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline diakses 26 Agustus 2020 Hydrops Fetalis: Causes, Outlook, Treatment, and More 
  2. Medlineplus diakses 26 Agustus 2020 Hydrops fetalis 
    register-docotr