Kehamilan

Kutil Kelamin pada Ibu Hamil, Berbahaya atau Tidak?

August 15, 2020 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Menjaga organ kewanitaan saat hamil tidak boleh disepelekan, terutama pada ibu hamil. Jika muncul kutil kelamin pada ibu hamil, diperlukan pengawasan dan sebaiknya diperiksa ke dokter, ya.

Hindari mendiamkan begitu saja karena dikhawatirkan bisa memengaruhi kehamilan. Berikut ulasan lengkapnya untuk Moms!

Apa itu kutil kelamin? 

Dikutip dari Healthline, kutil kelamin adalah infeksi menular seksual. Biasanya muncul seperti daging di jaringan alat kelamin pria dan wanita, meskipun banyak orang tidak mengalami gejala apapun.

Kutil kelamin disebabkan oleh jenis human papillomavirus (HPV) tertentu. HPV adalah yang paling umum dari semua jenis virus ini. 

Secara khusus, HPV menyebabkan sebagian besar kasus kanker serviks. Inilah mengapa wanita sangat disarankan untuk melakukan pap smear secara teratur, guna memeriksa adanya tanda-tanda kanker serviks dan HPV.

Pengaruh kutil kelamin pada ibu hamil

Jika memiliki riwayat HPV, Moms harus memberi tahu dokter. Tak hanya itu, Moms juga harus menginformasikan apakah pernah mengalami kutil kelamin atau pap smear yang abnormal di masa lalu.

Meskipun HPV biasanya tidak memengaruhi janin secara langsung, dokter tetap akan memeriksa adanya kemungkinan kelainan selama kehamilan. 

Selain itu, perlu diketahui bahwa beberapa wanita memiliki kutil kelamin yang lebih besar dari ukuran normal saat mereka hamil.

Komplikasi kutil kelamin pada ibu hamil 

Walaupun biasanya kutil kelamin tidak akan memengaruhi kehamilan, namun ada beberapa kasus di mana komplikasi bisa muncul akibat kondisi ini.

Bagi sebagian wanita, kutil kelamin saat hamil bisa membuat nyeri saat buang air kecil. Tak hanya itu saja, kutil yang berukuran besar juga berisiko bisa menyebabkan perdarahan saat melahirkan. 

Terkadang, kutil di dinding vagina bisa membuat kamu kesulitan saat melahirkan. Hal itu disebabkan karena vagina akan lebih sulit meregang. Dalam kasus ini, persalinan secara operasi caesar mungkin direkomendasikan oleh dokter.

Hingga saat ini, jenis HPV yang menyebabkan kutil kelamin belum terbukti secara langsung meningkatkan risiko keguguran atau masalah persalinan.

Baca juga: Begini Cara Menghilangkan Kutil Secara Alami dan Terbukti Ampuh

Cara mengobati kutil kelamin saat hamil

Melansir penjelasan dari laman Healthline, belum ada obat yang secara langsung bisa mengobati kutil kelamin. Obat yang tersedia saat ini hanya dapat meredakan keparahan dan gejalanya. Itupun tidak semuanya aman digunakan oleh ibu hamil.

Oleh sebab itu, penggunaan obat kutil kelamin saat hamil hanya boleh diresepkan oleh dokter. Patuhi anjuran minum yang diberikan dan jangan memakai obat lain tanpa resep.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline.com (2018) diakses 9 Agustus 2020. Genital Warts in Pregnancy
  2. Americanpregnancy.org (2020) diakses 9 Agustus 2020. Genital Warts in Pregnancy
  3. Theindependentpharmacy.co.uk (2019) diakses 9 Agustus 2020. Genital Warts And Pregnancy: Everything You Need To Know 
    register-docotr