Kehamilan

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Testpack?

November 25, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Tes kehamilan dengan menggunakan testpack merupakan cara paling mudah dan akurat yang bisa dilakukan oleh seorang wanita. Ya, alat tes kehamilan ini hadir dalam bentuk tongkat kecil yang diuji dengan menggunakan urine.

Alat tes kehamilan tersebut biasanya dijual bebas atau OTC sehingga sangat mudah didapatkan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kapan kehamilan bisa mulai terdeteksi dengan testpack yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Selaput Dara Buatan, Yuk Ketahui Lebih Jelas Pengertian serta Efek Sampingnya!

Bagaimana alat tes kehamilan bekerja?

Tes kehamilan OTC biasanya digunakan untuk menguji hormon dalam urine yang disebut dengan human chorionic gonadotropin atau HCG. Perlu diketahui, hormon ini hanya akan ada ketika seorang wanita sudah hamil.

HCG hanya akan dilepaskan jika sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim atau ke dinding rahim. Terdapat beberapa cara berbeda untuk mengumpulkan urine untuk diuji, seperti berikut ini:

  • Kumpulkan urine dalam cangkir dan celupkan tongkat penguji ke dalamnya
  • Gunakan pipet untuk memindahkan sedikit cairan ke tongkat penguji
  • Letakkan tongkat penguji di area aliran urine untuk menangkap langsung urine

Jika sudah diberikan urine, maka tunggu beberapa saat untuk menampilkan hasil. Perubahan warna sebuah garis simbol, seperti plus atau minus akan tampil guna mengetahui apakah kamu hamil atau tidak. Ada juga test pack yang mengeluarkan hasil dengan garis 1 atau 2.

Kapan kehamilan bisa dideteksi dengan testpack?

Dilansir Healthline, kamu harus menunggu tes kehamilan sampai seminggu setelah periode haid terlewati untuk hasil yang paling akurat. Namun, jika tidak ingin menunggu sampai periode tersebut, tunggu setidaknya satu hingga dua minggu setelah berhubungan seks.

Apabila kamu hamil, tubuh biasanya membutuhkan waktu untuk mengembangkan tingkat HCG yang terdeteksi. Waktu yang dibutuhkan adalah tujuh hingga 12 hari setelah implantasi telur berhasil dilakukan. 

Hasil yang didapatkan mungkin akan menjadi tidak akurat jika tes dilakukan terlalu dini dalam siklus. Beberapa tanda perlu diketahui ketika ingin melakukan tes kehamilan dengan menggunakan testpack, seperti berikut ini:

Siklus menstruasi terlewati

Salah satu tanda kehamilan pertama dan paling tepat adalah siklus menstruasi yang terlewat. Namun, jika kamu tidak memantau siklus dengan cermat maka mungkin sulit untuk menentukan apakah terlambat atau tidak.

Banyak wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari sehingga pertimbangkan untuk melakukan tes kehamilan jika sudah lebih dari sebulan sejak haid terakhir.

Ingatlah bahwa menstruasi terkadang bisa tertunda atau terlewati karena stres, diet, olahraga, atau kondisi medis tertentu.

Mengalami kram

Implantasi juga bisa menghasilkan perasaan yang mirip dengan kram saat menstruasi. Pada awal kehamilan, kamu mungkin akan merasakan ketidaknyamanan ini dan mengira menstruasi sudah dekat padahal nyatanya tidak.

Payudara terasa sakit

Saat kehamilan, kamu akan menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini mulai membuat perubahan dalam tubuh untuk mendukung pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Payudara mungkin akan terasa lembut dan tampak lebih besar karena aliran darah meningkat. Selain itu, puting juga sakit serta pembuluh darahnya mungkin terlihat lebih gelap di bawah kulit. 

Mual dan mudah lelah

Selain kram dan nyeri pada payudara, kehamilan dini juga dapat menyebabkan mual, keengganan makan, kelelahan, dan sering buang air kecil. Seiring berjalannya waktu, gejala-gejala ini mungkin menjadi lebih kuat sebelum kadar HCG keluar di akhir trimester pertama.

Untuk mengetahui kehamilan, kamu perlu mengenali diri sendiri dengan memerhatikan perubahan yang terjadi pada tubuh. Gejala fisik yang tidak biasa dapat mendorong kamu untuk melakukan tes kehamilan.

Tes kehamilan secara mandiri memberikan hasil yang sangat akurat jika digunakan dengan benar. Namun, jika masih ragu maka kamu bisa memeriksakan diri ke dokter ahli untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Baca juga: Daftar Obat Sesak Napas yang Bisa Dibeli di Apotek hingga Cara Alami

Informasi kehamilan lainnya bisa ditanyakan pada dokter di Good Doctor. Pastikan untuk membicarakan dengan dokter mengenai masalah kesehatan yang dialami. Download aplikasi Good Doctor di sini untuk mengetahui lebih lanjut!

Reference
  1. Healthline (2017), diakses 24 November 2020. When You Should Take a Pregnancy Test
  2. Planned Parenthood, diakses 24 November 2020. Pregnancy Tests
  3. Better Health, diakses 24 November 2020. Pregnancy testing
    register-docotr