Kehamilan

Diabetes saat Hamil Berbahaya, Lho! Ini Efeknya pada Ibu dan Bayi

November 19, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ibu hamil bisa mengalami diabetes yang didiagnosis kali pertama di masa kehamilan. Diabetes yang disebut dengan gestational diabetes ini juga memengaruhi bagaimana sel tubuh menggunakan gula atau glukosa.

Diabetes di masa kehamilan tidak hanya mengganggu kesehatan Moms saja, tapi juga si Kecil yang masih di dalam kandungan. Kondisi ini bisa dikendalikan dengan asupan makanan yang sehat olahraga dan pengobatan bila diperlukan.

Penyebab diabetes di masa kehamilan

Masih belum diketahui apa penyebab dari sebagian ibu hamil mengalami gestational, sementara yang lainnya tidak. Namun, berat badan prakehamilan yang berlebihan diduga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.

Dalam kondisi normal, kondisi gula darah akan dijaga oleh beberapa hormon. Akan tetapi, kehamilan membuat Moms mengalami perubahan level hormon.

Itu sebabnya tubuh kesulitan memproses gula darah secara efektif. Hal inilah yang menyebabkan gula darah menjadi naik.

Faktor risiko diabetes di masa kehamilan

Beberapa perempuan memiliki risiko lebih tinggi menderita diabetes di masa kehamilan. Beberapa faktor risikonya adalah sebagai berikut:

  • Kelebihan berat badan dan obesitas
  • Kurang aktivitas fisik
  • Pernah mengalami diabetes di masa kehamilan atau prakehamilan
  • Sindrom ovarium polikistik
  • Anggota keluarga terdekat ada yang mengalami diabetes
  • Pernah melahirkan anak yang berbobot lebih dari 4,1 kg

Efek diabetes di masa kehamilan

Jika tidak dikendalikan dengan baik, diabetes yang terjadi di masa kehamilan dapat menyebabkan kenaikan level gula darah. Kondisi ini dapat membahayakan bagi Moms dan si Kecil, lho.

Komplikasi yang dapat terjadi pada bayi

Berikut ini adalah beberapa risiko yang bisa terjadi pada bayi jika Moms menderita diabetes di masa kehamilan:

Berat badan bayi yang berlebihan

Level gula darah yang tinggi di atas normal yang Moms alami di masa kehamilan dapat membuat si Kecil tumbuh terlalu besar. 

Jika bayi memiliki berat lebih dari 4,1 kg, maka dia rentan tersangkut saat dilahirkan. Moms pun jadi membutuhkan operasi cesar untuk metode persalinan.

Kelahiran prematur

Gula darah yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur. Kondisi tersebut juga membuat bayi harus dilahirkan sebelum waktunya, terutama jika ia memiliki bobot yang terlalu berat.

Kesulitan pernapasan

Bayi yang lahir terlalu cepat karena diabetes yang dialami saat Moms hamil dapat membuat mereka menderita sindrom gangguan pernapasan. Sebuah kondisi yang membuat mereka kesulitan bernapas.

Gula darah rendah 

Terkadang si Kecil yang lahir dari ibu yang menderita gestational diabetes justru dapat menderita gula darah rendah setelah mereka dilahirkan. Hal ini bisa terjadi kalau Moms memiliki level gula darah yang tinggi dalam waktu lama, sehingga darah bayi penuh dengan insulin.

Setelah dilahirkan, si Kecil akan tetap memiliki level insulin yang tinggi di dalam darah mereka. Mengakibatkan level gula darahnya menjadi sangat rendah dan, jika terlalu parah, kondisi ini dapat membuat si Kecil kejang-kejang.

Memberikan mereka asupan ASI dengan cepat dan juga glukosa secara intravena dapat mengembalikan gula darah bayi ke level normal.

Bayi lahir meninggal (stillbirth)

Stillbirth ini sangat mungkin dialami oleh Moms yang menderita diabetes di masa kehamilan. Si Kecil akan tumbuh dengan lambat di rahim karena sirkulasi yang buruk dan kondisi lain seperti tekanan darah tinggi atau rusaknya pembuluh darah kecil.

Alasan khusus bayi lahir meninggal karena diabetes masih belum diketahui secara pasti. Tapi risiko stillbirth ini akan meningkat jika Moms memiliki kontrol yang buruk terhadap gula darah dan mengalami perubahan pembuluh darah saat hamil.

Efek buruk yang mungkin Moms alami

Beberapa kondisi berikut ini merupakan efek diabetes saat hamil yang bisa Moms alami:

  • Preeklampsia atau tekanan darah tinggi: Diabetes di masa kehamilan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Kondisi ini juga bisa memicu preeklampsia atau komplikasi serius di masa kehamilan yang dapat membahayakan nyawa Moms dan bayi
  • Operasi caesar: Kondisi ini sangat mungkin Moms alami ketika menderita diabetes di masa kehamilan
  • Diabetes di masa mendatang: Umumnya diabetes di masa kehamilan akan hilang setelah Moms melahirkan, akan tetapi Moms justru bisa mengalami diabetes di masa mendatang setelah melahirkan, dan kondisi ini juga bisa menimpa bayi

Demikianlah berbagai pengaruh diabetes di masa kehamilan yang bisa menimpa Moms dan bayi. Selalu jaga kesehatan sebelum dan di masa kehamilan, ya!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter terpercaya kami untuk konsultasi online melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mayoclinic, diakses 18 November 2020. Gestational diabetes
  2. Stanford Children’s Health, diakses 18 November 2020. Diabetes During Pregnancy
    register-docotr