Kehamilan

Ini Lho! Berbagai Reaksi Kecemasan Jelang Persalinan, Moms Perlu Tahu!

December 14, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Cemas dan khawatir terhadap sesuatu yang baru adalah hal yang wajar. Kondisi ini pun bisa Moms alami ketika akan menghadapi persalinan.

Situs kesehatan WebMD menyebut kondisi kecemasan ini bisa menimpa calon ibu baru atau bahkan yang sudah berpengalaman sekalipun.

Berikut ini adalah beberapa kecemasan yang timbul menjelang persalinan dan tips bagaimana mengatasinya:

Cemas terhadap rasa sakit

Takut terhadap rasa sakit yang akan dialami pada saat persalinan menjadi hal paling mendasar. Biasanya Moms akan terus memikirkan hal ini dan membayangkan bagaimana reaksi saat persalinan nanti.

Untuk menghadapi hal ini, Robert Atlas, MD, dari Mercy Hospital di Baltimore, Amerika Serikat dalam laman WebMD menyebut kalau Moms harus berbicara kepada dokter tentang hal ini. Bicarakan bagaimana opsi pengobatan yang harus dijalani pada saat persalinan nantinya.

“Yang paling penting, terlepas bagaimana metode melahirkan nantinya, rumah sakit tempat persalinan harus dipastikan memiliki anestesi 24 jam.  Karena tidak semua rumah sakit memiliki ini,” ucap Robert.

Jika rumah sakit tidak memiliki hal ini, jangan panik. Bicaralah pada dokter mengenai tipe kontrol pengobatan apa yang tersedia untuk Moms di sana.

Cemas terhadap anestesi

Adanya anestesi di rumah sakit yang Moms tuju memang melegakan. Tapi beberapa ibu hamil justru cemas terhadap hal ini, mereka biasanya takut terhadap prosedur dan juga efek samping dari anestesi.

Moms tidak perlu khawatir, karena peluang komplikasi sangat kecil, terutama masalah kesehatan jangka panjang. Sementara untuk masalah jangka pendek seperti sakit di belakang kepala yang masih bisa diatasi pun masih tergolong rendah.

Takut terhadap operasi cesar

Saat ini operasi cesar menjadi opsi yang paling banyak dipilih untuk persalinan. Namun tidak jarang banyak ibu hamil yang takut terhadap opsi ini, terutama karena sakit pascaoperasi.

Selain itu, tidak jarang masalah dengan jangan waktu penyembuhan menjadi beban pikiran tersendiri bagi ibu hamil. Ketakutan terbesar adalah ketika mereka membayangkan luka jahitan itu terbuka kembali.

Risiko dari operasi ini memang selalu ada, tapi bisa dikatakan rendah. Jadi ketika dokter menyarankan Moms mengambil opsi ini untuk persalinan, maka pastikan kalau memang itu adalah opsi yang terbaik.

Jika tidak ada pilihan lain, jalankan saja, dan percaya pada dokter serta tenaga medis yang menjalankannya secara profesional. Karena ketika dokter menyarankan hal itu, berarti Moms tidak perlu khawatir.

Khawatir datang terlambat ke rumah sakit

Beberapa ibu hamil mengkhawatirkan mereka tidak datang tepat pada waktunya ke rumah sakit. Sehingga di bayangan mereka, si Kecil bisa dilahirkan di jalan.

Hal ini, dikatakan Wendy Wilcox, MD, dokter obstetri dari Montefiore Medical Center di Amerika Serikat merupakan kemungkinan yang kecil. Karena proses persalinan biasanya memakan waktu lebih lama.

Oleh karena itu, dirinya menyarankan agar berbicara pada dokter mengenai tanda-tanda si Kecil akan lahir. Sehingga Moms bisa lebih mempersiapkan diri dan segera meluncur ke rumah sakit begitu tanda itu muncul.

Supaya tidak tergesa-gesa, sebaiknya Moms sudah menyiapkan semua peralatan dan pakaian yang dibutuhkan setidaknya dua minggu sebelum perkiraan waktu persalinan. Jangan lupa untuk merencanakan bagaimana Moms ke rumah sakit pada waktu siang atau malam hari.

Khawatir dokter tidak datang tepat waktu

Ketika Moms sudah mengatasi kekhawatiran telat datang ke rumah sakit. Rasa cemas selanjutnya yang bisa timbul adalah mengenai kemungkinan dokter telat datang saat persalinan.

Hal ini dikatakan Wilcox dalam laman yang sama, bukan hal yang harus dikhawatirkan. Karena dokter biasanya tinggal lebih dekat dari rumah sakit ketimbang tempat tinggal Moms.

Kalaupun memang dokter telat karena terjebak macet, jangan khawatir, karena rumah sakit memiliki banyak dokter dan tenaga medis yang tidak akan meninggalkan Moms sendirian.

Khawatir akan mengeluarkan kotoran di meja operasi

Kecemasan yang satu ini memang terkesan sepele. Tapi beberapa ibu hamil takut hal ini terjadi kala persalinan dan membuat mereka malu.

Kalaupun memang ini terjadi, jangan malu dulu. Karena dengan adanya pergerakan dari usus dan sistem pencernaan, artinya proses persalinan melalui vagina berjalan dengan normal, sehingga Moms tidak perlu menjalani operasi cesar.

Demikianlah berbagai masalah kekhawatiran yang kerap timbul menjelang persalinan. Jangan terlalu dibawa cemas, ya Moms!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. WebMD, diakses 13 Desember 2020. Calming Your Labor and Delivery Fears
  2. Healthline, diakses 13 Desember 2020. 7 Tips for Coping with Anxiety During Pregnancy
    register-docotr