Kehamilan

Moms, Yuk Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Sembelit saat Hamil

June 21, 2020 | Husni Efendi | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Masalah sembelit atau susah buang air besar (BAB) adalah hal yang merepotkan saat kehamilan sehingga harus extra sabar.

Saat perempuan sedang dalam masa kehamilan, banyak perubahan yang dialami sehingga bisa mengakibatkan masalah kesehatan lainnya. Sembelit mungkin salah satunya, dan keluhan susah BAB ini dapat membuat ibu hamil menjadi sangat tidak nyaman.

Sembelit dalam masa kehamilan tentu harus segera diatasi, supaya tidak mengganggu kesehatan ibu dan janin, berikut penyebab dan cara mengatasi sembelit saat hamil

Penyebab sembelit saat masa kehamilan

1. Perubahan hormonal

Saat hamil, perubahan kadar hormon mengakibatkan usus memperlambat gerakan feses dalam perut. Berakibat meningkatnya jumlah air yang diserap oleh usus besar dari feses, sehingga menjadi lebih padat.

Daya dorong usus pun menjadi melemah, akibatnya feses menjadi susah keluar. Inilah hal yang menjadikan sembelit dan mengalami susah buang besar.

2. Kekurangan asupan serat

Asupan serat dalam makanan memiliki manfaat untuk melancarkan kerja pencernaan, dan memiliki peran dalam proses penguraian makanan supaya menjadi lancar. Kekurangan asupan serat saat masa kehamilan bisa menjadi salah satu penyebab mengalami sembelit.

3. Pembesaran rahim

Rahim perempuan saat mengalami kehamilan menjadi membesar mengikuti perkembangan janin. Hal tersebut dapat menyebabkan salah satu penyebab sembelit, karena rahim memberi tekanan pada usus serta dubur dan mengganggu proses pengeluaran sisa makanan.

4. Pengaruh suplemen dan vitamin tertentu

Saat masa kehamilan, perempuan membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk mendukung perkembangan janin yang sehat. Biasanya, dokter kandungan akan meresepkan suplemen zat besi atau kalsium.

Persoalannya, suplemen seperti zat besi yang tidak diserap dengan baik oleh tubuh bisa menyebabkan sembelit, tingginya zat besi yang dikonsumsi ternyata bisa menyebabkan feses menjadi keras.

Setelah mengetahui penyebab sembelit saat hamil, mencegahnya supaya hal tersebut tidak terjadi tentu penting untuk dilakukan.

Yang bisa dilakukan untuk menghindari sembelit

1. Mengonsumsi makanan berserat tinggi

Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi perlu dilakukan, karena serat dianggap mampu dalam mencegah sembelit. Makanan yang berserat  memiliki beberapa manfaat, di antaranya mempercepat kerja sistem pencernaan dan membuat feses menjadi lebih lunak.

Beberapa makanan yang berserat bisa didapatkan dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian. Memasukkan beberapa bahan makanan yang berserat bisa kamu catat dalam daftar belanja.

2. Banyak mengonsumsi air putih

Antisipasi selanjutnya adalah banyak mengonsumsi air putih. Karena saat usus bergerak lebih lambat, hal ini menyerap lebih banyak air sehingga feses menjadi lebih keras.

Kebutuhan akan cairan dalam tubuh dengan jumlah cukup menjadi sangat penting sebagai pencegah sembelit. Dalam kondisi biasa disarankan minum 8 gelas air putih dalam sehari.

Namun bagi yang sedang dalam masa kehamilan diharapkan minum air minimal 12 gelas air per hari.

3. Berolahraga secara rutin

Selain konsumsi serat dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, melakukan aktivitas fisik secara teratur juga dapat membantu mencegah sembelit. Karena gerakan usus yang lambat bisa dirangsang dengan aktivitas fisik, olahraga bisa menjadi cara alami untuk mengatasi sembelit.

Olahraga ringan adalah yang disarankan, mengingat saat hamil melakukan olahraga juga harus selektif.  Melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki atau berenang bisa menjadi pilihan untuk dilakukan.

4. Mengonsumsi yoghurt

Mengonsumsi yoghurt bisa menjadi alternatif dalam mengantisipasi sembelit. Karena dalam yoghurt terdapat kandungan probiotik, bakteri yang bagus untuk tubuh.

Probiotik dapat melancarkan pencernaan dan mengurangi bakteri jahat di usus. Bakteri baik ini dianggap aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan.

Oleh karenanya, yoghurt dapat menjadi pilihan untuk membantu meringankan sembelit.

5. Berkonsultasi dengan dokter

Ibu hamil biasanya membutuhkan lebih banyak asupan zat besi dan asam folat saat usia kehamilan, untuk mencegah anemia. Akan tetapi, suplemen penambah darah berupa zat besi juga dapat menimbulkan efek samping sembelit dan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Untuk mengatasi masalah ini, segera berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mendapatkan saran terbaik dan pilihan suplemen penambah darah yang cocok agar tercegah dari sembelit.

Bila sembelit yang terjadi sudah sangat mengganggu, perawatan dokter sangat dibutuhkan. Dokter akan mempertimbangkan pemberian obat atau mengganti jenis suplemen penyebab sembelit.

Sembelit, mungkin bisa jadi tanda adanya masalah tertentu pada pencernaan. Untuk masalah tersebut, kamu bisa konsultasi dengan dokter kami di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

– Healthline.com, 5 Safe Remedies for Constipation in Pregnancy, diakses 18 Juni 2020

https://www.healthline.com/health/pregnancy/constipation-remedies#Takeaway-

 

– Medicalnewstoday.com, Constipation and pregnancy: What to know, diakses 18 Juni 2020

https://www.medicalnewstoday.com/articles/324379#causes

 

– Mayoclinic.org, Diseases conditions constipation symptoms causes, diakses 18 Juni 2020

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation/symptoms-causes/syc-20354253

 

– Todaysparent.com, This is how prenatal care is changing because of coronavirus—and possibly staying that way, diakses 18 Juni 2020

https://www.todaysparent.com/pregnancy/being-pregnant/prenatal-care-changing-because-of-coronavirus/

 

– Americanpregnancy.org, Constipation in Pregnancy, diakses 18 Juni 2020

https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/constipation-during-pregnancy/

    register-docotr