Kehamilan

Kenali Bahaya Corona bagi Ibu Hamil dan Cara Mencegahnya

October 5, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Bahaya corona bagi ibu hamil biasanya akan memengaruhi bayi karena virus bisa menyebar dengan mudah. Perlu diketahui, wanita hamil yang dikonfirmasi COVID-19 cenderung tidak mengalami demam, nyeri otot, atau gejala lainnya.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bahaya corona bagi ibu hamil yuk simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Bahaya Karbon Monoksida: Bisa Sebabkan Kerusakan Otak hingga Kematian

Apa saja bahaya corona bagi ibu hamil?

Tidak ada bukti bahwa wanita hamil lebih mungkin terkena sakit parah akibat virus corona. Namun dilansir dari NHS, ibu hamil sudah masuk ke dalam daftar orang dengan risiko sedang atau rentan secara klinis.

Nah, beberapa risiko atau bahaya corona bagi ibu hamil, antara lain sebagai berikut:

Keguguran dan kelahiran prematur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita hamil dengan COVID-19 lebih cenderung mengalami kelahiran prematur. Selain itu, beberapa hal lain mungkin juga akan terjadi, seperti keguguran, lahir mati, dan memiliki infeksi lebih parah.

Pada trimester pertama kehamilan, demam tinggi dan penyebab lainnya bisa menyebabkan cacat lahir. Menurut laporan WHO yang mengamati sampel kecil wanita hamil dengan COVID-19, sebagian besar memiliki kasus parah.

Dari 147 wanita yang diteliti, 8 persen di antaranya menderita COVID-19 parah dan 1 persen kritis.

Menularkan virus lewat menyusui

Dalam beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap wanita menyusui dengan virus corna diketahui bahwa penyebaran virus mungkin sangat kecil. Namun, para ahli mengatakan jika butuh penelitian lebih lanjut untuk mengetahuinya.

Selain itu, CDC mengatakan jika bahaya corona bagi ibu hamil mungkin terjadi saat menyusui sehingga muncul pro dan kontranya. Nah, jika Moms memutuskan untuk menyusui maka terdapat beberapa hal yang bisa membantu membatasi paparan virus.

Langkah penting yang perlu dilakukan sebelum memberikan ASI pada bayi. yakni memakai masker wajah dan cuci tangan dengan seksama sebelum menyentuh bayi.

Pertimbangkan juga untuk meminta tolong seseorang yang sehat ketika ingin memompa ASI atau memberikan botol susu untuk bayi.

Bagaimana mencegah penularan virus saat persalinan?

Bahaya corona bagi ibu hamil bisa dihindari dengan mempersiapkan prosedur persalinan dengan dokter. Jika kamu dijadwalkan untuk induksi persalinan atau operasi caesar, maka kemungkinan perlu melakukan skrining untuk gejala COVID-19 sebelum kedatangan di rumah sakit.

Wanita hamil mungkin akan diperiksa lagi sebelum memasuki unit persalinan dan melahirkan. Apabila memiliki gejala virus corona, induksi atau operasi caesar mungkin akan dijadwalkan ulang.

Untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi, beberapa rumah sakit mungkin membatasi jumlah orang dalam ruangan selama persalinan dilakukan. Kunjungan setelah kelahiran mungkin juga memengaruhi sehingga terdapat prosedur yang harus diikuti untuk mencegah penularan virus. 

Ketika seorang wanita hamil mengidap COVID-19 atau sedang menunggu hasil tes karena memiliki gejala, maka selama rawat inap setelah persalinan perlu menggunakan masker. Pastikan untuk menjaga agar tangan selalu bersih selama merawat bayi. 

Menaruh tempat tidur bayi di samping sang ibu mungkin tidak akan menjadi masalah selama menjaga jarak. Ketika langkah-langkah ini diambil, risiko bayi baru lahir terinfeksi virus COVID-19 menjadi rendah. 

Hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah bahaya corona

Tidak ada vaksin yang tersedia untuk mencegah infeksi virus corona saat ini. Karena itu, untuk menghindari risiko infeksi maka hindari kontak dekat dengan siapa pun yang sedang sakit atau memiliki gejala.

Kenakan masker kain di tempat umum dan sebaiknya pertimbangkan untuk membatasi kontak dengan orang lain selain di rumah.

Seringlah untuk mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik atau gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol paling tidak 60 persen.

Yang terpenting, fokuslah untuk merawat diri sendiri dan bayi selama masa kehamilan. Hubungi penyedia layanan kesehatan untuk mendiskusikan masalah yang sedang dialami. Jika kamu mengalami masalah dalam mengelola stres atau kecemasan, maka segera bicarakan dengan dokter ahli.

Baca juga: Piramida Makanan Sehat: Panduan yang Bisa Diikuti untuk Mencapai Gizi Seimbang

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2020), diakses 5 Oktober 2020. Does Getting COVID-19 While Pregnant Harm Your Baby?
  2. WHO (2020), diakses 5 Oktober 2020. New research helps to increase understanding of the impact of COVID-19 for pregnant women and their babies
  3. NHS (2020), diakses 5 Oktober 2020. Pregnancy and coronavirus
  4. Mayo Clinic (2020), diakses 5 Oktober 2020. Pregnancy and COVID-19: What are the risks?
    register-docotr