Kehamilan

Apa Penderita PCOS Bisa Hamil? Ketahui Efek Samping dan Komplikasinya

September 20, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Apakah penderita PCOS bisa hamil masih menjadi pertanyaan, terutama pada wanita yang merencanakan untuk memiliki bayi. Sindrom ovarium polikistik atau PCOS sendiri merupakan kelainan yang berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon seks wanita.

Pada wanita dengan PCOS akan mencegah perkembangan telur yang matang sehingga kehamilan sulit terjadi. Nah, untuk lebih jelasnya berikut penjelasan mengenai apa penderita PCOS bisa hamil dan efek samping yang mungkin terjadi jika hamil. 

Baca juga: Penyakit PCOS: Gejala, Penyebab, Obat dan Perawatannya

Apa penderita PCOS bisa hamil?

Dilansir Medical News Today, PCOS dapat memengaruhi kesuburan seseorang dengan berbagai cara. Masalah ovulasi biasanya merupakan penyebab utama infertilitas pada wanita penderita PCOS.

Ovulasi mungkin tidak akan terjadi karena peningkatan produksi testosteron atau akibat folikel ovarium yang tidak matang.

Sangat umum bagi orang yang didiagnosis dengan sindrom ovarium polikistik atau PCOS khawatir tentang kemampuan untuk hamil. Perlu diketahui, orang dengan PCOS mungkin mengalami ovulasi atau pelepasan sel telur dari ovarium lebih jarang sehingga rentan terhadap keguguran.

Wanita yang berusaha untuk hamil tetapi memiliki PCOS akan mengalami kesulitan ketika berhubungan seks pada hari-hari subur dari siklus menstruasi. Karena itu, mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil jika ovulasi hanya terjadi setiap beberapa bulan.

Orang dengan PCOS lebih cenderung mencari dan membutuhkan perawatan kesuburan dengan dokter ahli. Namun, faktanya mayoritas penderita PCOS yang berusaha memiliki anak bisa hamil dan melahirkan tanpa perawatan kesuburan setidaknya sekali dalam hidup.

Jika kamu berusia di bawah 35 tahun dan berovulasi secara teratur, meskipun menderita PCOS dan suami anda tidak memiliki masalah kesuburan maka kehamilan bisa terjadi lebih cepat.

Akan tetapi, jika kamu dan pasangan memiliki kondisi medis yang memengaruhi kesuburan maka mungkin memerlukan waktu lebih dari setahun.

Efek samping jika penderita PCOS hamil

Ketidakseimbangan hormon, ovulasi, dan siklus menstruasi yang tidak teratur akan membuat kamu kesulitan untuk hamil. Namun, jika penderita PCOS bisa hamil maka mungkin akan mengembangkan komplikasi berbahaya.

Pertanyaan apa penderita PCOS bisa hamil sudah terjawab, tetapi terdapat berbagai efek samping yang cukup mengancam. Beberapa efek samping atau komplikasi yang bisa terjadi jika penderita PCOS hamil, antara lain sebagai berikut:

Keguguran dini

Wanita dengan PCOS memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar untuk mengalami keguguran di bulan awal kehamilan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa metformin atau obat antidiabetes dapat mengurangi risiko keguguran pada wanita hamil dengan PCOS meski membutuhkan studi lebih lanjut.

Pre-eklampsia

Seseorang yang menderita PCOS dan berhasil hamil mungkin akan mengalami peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba setelah minggu ke-20 kehamilan. Hal ini sangat berbahaya karena bisa memengaruhi ginjal, hati, dan otak. 

Jika tidak segera ditangani, pre-eklampsia bisa berubah menjadi eklampsia. Kondisi ini umumnya akan menyebabkan kerusakan organ, kejang, hingga kematian sehingga perawatan utama perlu dilakukan termasuk melahirkan bayi secara prematur.

Tekanan darah tinggi

PCOS pada wanita hamil bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah tinggi. Biasanya, peningkatan tekanan darah mungkin terjadi pada trimester kedua kehamilan dan jika tidak segera ditangani bisa memicu pre-eklampsia. 

Kelahiran prematur

Kondisi wanita dengan PCOS paling sering mengalami masalah pada kelahiran, yakni bayi prematur. Bayi akan dianggap prematur jika dilahirkan sebelum 37 minggu kehamilan.

Perlu diketahui, bayi prematur berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan baik setelah lahir atau di kemudian hari.

Diabetes gestasional

Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang hanya dapat dialami oleh wanita hamil. Umumnya, penyakit ini bisa diobati dan dikendalikan sehingga tidak menimbulkan masalah yang berarti bagi sang ibu dan janin dalam kandungan.

Namun, bayi yang ibunya menderita diabetes gestasional bisa sangat besar memiliki gula darah rendah dan kesulitan bernapas. Selain itu, wanita dengan diabetes gestasional maka bisa menyebabkan anak-anaknya terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Komplikasi akibat operasi caesar

Wanita hamil dengan PCOS lebih mungkin menjalani operasi caesar karena memiliki risiko terkena efek samping, seperti tekanan darah tinggi. Selain itu, operasi caesar yang merupakan prosedur besar akan membutuhkan pemulihan yang memakan waktu lebih lama.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa PCOS bisa hamil dan komplikasi yang mungkin dialami. Jika penderita PCOS sudah merencanakan kehamilan, maka ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan atau kontrol secara rutin untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi.

Baca juga: Moms Wajib Tahu! Ini Dia Berat Badan Janin Normal Selama Kehamilan

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medical News Today (2019), diakses 18 September 2020. How polycystic ovary syndrome affects fertility
  2. Helloclue.com (2018), diakses 18 September 2020. PCOS and pregnancy
  3. Verywellhealth (2019), diakses 18 September 2020. How Long Will It Take Me to Get Pregnant If I Have PCOS?
  4. NIH.gov (2017), diakses 18 September 2020. Does PCOS affect pregnancy?
    register-docotr